Wali Kota Siantar Hefriansyah Dianggap Resahkan Masyarakat, 20 Anggota DPRD Usulkan Hak Angket

Sebanyak 20 anggota DPRD Kota Pematangsiantar telah mengajukan Hak Angket (penyelidikan) terhadap kebijakan Wali Kota Hefriansyah Nor

Wali Kota Siantar Hefriansyah Dianggap Resahkan Masyarakat, 20 Anggota DPRD Usulkan Hak Angket
Tribun-Medan.com/Tommy Simatupang
Gedung DPRD Kota Pematangsiantar di Jalan Adam Malik, Kamis (16/1/2020). 

Sementara, Ketua DPC Demokrat Kota Pematangsiantar Togar Sitorus yang juga Wakil Wali Kota Pematangsiantar tidak begitu banyak menanggapi Hak Angket ini. Ia mengatakan kebijakan ini tergantung anggota DPRD.

"Itu kan gawean daripada DPRD. Kita kasih hak ke mereka. Kita bilang tidak tapi mereka yang bertugas," ujarnya.

Togar mengatakan, tidak ingin mengintervensi kebijakan anggota dewan dari Fraksi Demokrat. Ia juga mengaku sudah rapat internal dengan seluruh kader tentang Hak Angket ini.

"Itu kan kita serahkan ke lembaga. Kita diskusi dan mereka memberikan pendapat. Itu mereka yang punya hak. Jangan dong kita ketua, kita larang-larang. Tugas di lembaga sudah ada. Kita juga ada pimpinan di atas. Mungkin di DPP juga sudah memberikan pandangan,"ujarnya.

Diketahui, ada 20 orang yang mengusulkan Hak Interpelasi yakni Fraksi Golkar berjumlah lima orang, Fraksi Hanura empat orang, Fraksi NasDem empat orang, Fraksi Demokrat dua orang, Fraksi PAN/PKP dua orang.

Sebelumnya, anggota DPRD Kota Pematangsiantar mengajukan Hak Interpelasi untuk menanyakan pelanggaran yang dilakukan Wali Kota Hefriansyah. Namun, sejumlah anggota DPRD Siantar mengubah status menjadi Hak Angket. (tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved