Sandiaga Uno Tantang Ihwan Ritonga Pecahkan Rekornya di Jakarta

Ia menantang Ihwan Ritonga untuk memecahkan rekor dirinya sewaktu maju menjadi DKI 1. Di mana pada saat itu, ia turun di 1.250 titik.

Sandiaga Uno Tantang Ihwan Ritonga Pecahkan Rekornya di Jakarta
Tribun Medan/Liska Rahayu
Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Sandiaga Uno dan Wakil ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga saat berkunjung ke Pus Kupie, Jumat (17/1/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Sandiaga Uno berbicara mengenai peluang Wakil Ketua DPRD Medan Kota Medan Ihwan Ritonga menjadi calon Wali Kota Medan.

Sandiaga memberikan pesan khusus dan meminta agar Ihwan Ritonga rajin turun ke masyarakat dan menampung keluh kesah masyarakat.

"Tadi kita sampaikan, bahwa memang harapan masyarakat Pak Ihwan ini bisa mendengar asprasi masyarakat, turun ke bawah dan keluhan-keluhan masyarakat berkaitan dengan lapangan pekerjaan dengan keadaan ekonomi, harga-harga sekarang kan naik semua," kata Sandi saat mengunjungi Pus Kupie, Jumat (17/1/2020).

Ia melanjutkan, Pemerintah Kota Medan juga harus membantu kebutuhan hidup masyarakat, dan juga mengatasi permasalahan klasik seperti sistem transportasi, manajemen air dan pembangunan yang bersih.

"Karena sudah beberapa kali Kota Medan mendapatkan pengalaman buruk, di mana pucuk pimpinannya terkena masalah pidana korupsi," katanya.

Untuk itu, Sandi berpesan kepada Ihwan Ritonga untuk menampung dan mewujudkan aspirasi masyarakat tersebut.

Ia pun menantang Ihwan Ritonga untuk memecahkan rekor dirinya sewaktu maju menjadi DKI 1. Di mana pada saat itu, ia turun di 1.250 titik.

"Saya menantang beliau untuk memecahkan rekor saya. Waktu maju di DKI 1 saya turun di 1.250 titik kunjungan. Jadi ini mulai saja dihitung, kunjungan ini kunjungan pertama," katanya.

Ia melanjutkan, sampai pada pencalonan di bulan Juni mendatang, Ihwan harus menyelesaikan 1.250 kunjungan. Jika dihitung-hitung, rata-rata ada 6-8 kunjungan per hari.

Namun ia berpesan, pada akhirnya nanti yang memiliki kekuasaan adalah rakyat. Rakyat yang akan menentukan hasilnya.

"Kan Bang Ihwan bilang, bagaimana ini, saya bilang turun saja ke rakyat, biar rakyat yang bicara. Nanti elektabilitas akan naik sendiri, tentunya proses di elit politik berdasarkan hasil kinjera Bung Ihwan dari sekarang," ucapnya. (cr5/tribun-medan.com)

Penulis: Liska Rahayu
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved