Tribun Wiki

Markisa Noerlen, Sediakan Sirup Markisa dan Kuliner Berbahan Asli Sejak 1985

Markisa Noerlen dirintis oleh Hajjah Noerlen pada tahun 1985. Awalnya, produk markisa ini menggunakan nama Markisa Asli Famili.

Tayang:
Tribun Medan/Aqmarul Akhyar
Rumah Markisa Noerlen terletak di Jalan Sei Tuan No 7, Medan Baru, Kota Medan, Sumater Utara. 

TRIBUN-MEDAN-WIKI.com – Kota Medan memiliki beberapa kuliner yang menjadi ikon dan oleh-oleh khas kota tersebut.

Salah satunya Markisa Noerlen yang legendaris di Kota Medan sejak 1985.

Markisa Noerlen dirintis oleh Hajjah Noerlen pada  tahun 1985. Awalnya, produk markisa ini menggunakan nama Markisa Asli Famili. Namun, belakangan ini diganti menjadi Markisa Noerlen.

Nama Noerlen tersebut diambil dari ibu Hj Noerlen, sang pendiri Markisa Asli Famili. Namanya produk diganti karena saat ingin hak patenkan nama Markisa Asli Famili, ternyata produk yang menggunakan nama Famili sudah terlalu banyak.

Generasi penerus pengelola Markisa Noerlen, Rais Wan, menjelasakan bahwa ibunya, Hajjah Noerlen, lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat, 22 Juni 1935. Hajjah Noerlen  menikah dengan Haji Syoerki Sama dan memiliki 5 putra dan 1 putri.

Kini Markisa Noerlen terkenal sebagai oleh-oleh khas Kota Medan sampai ke manca negara.

Awalnya Hajjah Noerlen menjalankan perannya sebagai ibu rumah tangga. Karena hobinya memasak, beliau rajin bereksperimen membuat sirup berbahan buah markisa untuk dikonsumsi keluarga.

Seiring waktu, Hajjah Noerlen membuat lebih banyak sirup dan membagi-bagikannya sebagai buah tangan kepada sanak saudara dan jiran.

Karena cita rasa dari Markisa Noerlen sangat nikmat dan lezat serta fresh, sanak saudara dan tetangga meminta beliau untuk terus memproduksi sirup untuk dijual.

Selanjutnya, Hajjah Noerlen pun memproduksi sirup dengan peralatan sederhana, yang sampai sekarang cara itu tetap diteruskan sebagai tradisi keluarga.

Nah, hal ini juga yang membuat sirop markisa menjadi unik. 

Hajjah Noerlen berpesan kepada putrinya Rachmi Novianti untuk meneruskan usaha sirop markisa dengan mempertahankan keasliannya, yaitu sirop markisa tanpa pengawet dan pemanis buatan.

Setiap hari mereka menghabiskan 100 kilogram sampai 150 kilogram buah markisa.

Produk Markisa Noerlen

Rais Wan menjelakan produk dari Markisa Noerlen antara lain sirup dari markisa, srikaya dari buah markisa, srikaya terong belanda, sirop terong belanda, dan es ganepo markisa.

Prodak terbaru dari Markisa Noerlen adalah minuman dengan bahan bunga telang. Bunga Telang merupakan tanaman yang digunakan sejak dulu menjadi tanaman hias dan sebagai obat tradisional.

Minuman bunga telang ini berkhasiat sebagai antioksidan, meredakan batuk, meredakan iritasi mata, menyembuhkan bronchitis, membuat tubuh lebih rileks dan mempelancar air seni.

Menu baru lainnya yang diminati turis adalah avocado ice coffee yang dicampur dengan gula merah. Bahan-bahan menu tersebut merupakan dari lokal atau daerah Sumatera Utara.

Cara penyajian avocado ice coffee juga unik yaitu menggunakan batok kelapa yang berasal dari Yogyakarta dan sedotannya dari ubi yang berasal dari Bali. Ini juga sebagai usaha mendukung gerakan ramah lingkungan.

Pengelola Rumah Markisa Noerlen, Rais Wan, dan produk Markisa Noerleen.
Pengelola Rumah Markisa Noerlen, Rais Wan, dan produk Markisa Noerleen. (Tribun Medan/Aqmarul Akhyar)

Setiap menu tersebut digolongkan tiga kategori tiga kemasan. Satu liter Markisa Noerlen dijual seharga Rp 130 ribu, untuk 500 ml dibandrol Rp 85 ribuan, untuk ukuran 330 ml dibandrol Rp 50 ribuan. 

Untuk harga sari Markisa yang sudah disimpan dalam freezer dibandrol Rp 50 ribuan per 500 ml, dan ini tahan enam bulan. Kemudian untuk satu batang es ganevo dijual seharga Rp 2500 per batang.

Alamat Markisa Noerlan  

-   Rumah Markisa Noerlen terletak di Jalan Sei Tuan No 7, Medan Baru, Kota Medan Sumater Utara

-   Jam Operasional Senin – Minggu dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB

Taman Edukasi Markisa Noerlan

Markisa Noerlen yang merupakan industri rumahan akan memberikan pengunjung atau wisatawan yang datang ke Markisa Noerlen akan diberikan welcome drink, sirup markisa yang segar.

Kemudian wisatawan diajak ke taman edukasi Markisa Neorlen yang berada di belakang rumah, lalu mencicipi buah markisa dan diterangkan khasiat dari buah tersebut.

Ditempat demo, para wisatawan menikmati buah markisa, wisatawan juga dapat melihat kebun berukuran kecil dimana pohon markisa tumbuh. Selanjutnya, para wisatawan juga diberikan dan diperlihatka proses pembuatan sirop secara tradisional dengan pembatas kaca.

Tak hanya itu saja, para wisatawan juga dapat melihat hasil kerajinan tangan, yang bahan dasarnya dari biji markisa dan kulit markisa. Kerajinan tangan tersebut, berupa lukisan, tempat tisue, dan kerajinan tangan bentuk lainnya.

Taman Edukasi Markisa Noerlen juga sering dikunjungi oleh pelajar TK dan SD, sebagai edukasi tambahan dari sekolahnya.

Biasanya, anak TK dan SD ang datang di taman edukasi tersbut diberikan pengetahuan yang sama seperti wisatawan yang berkunjung. Namun perbedaannya, anak TK dan SD diberikan game berupa melukis dan diajarkan berkarya kerajinan tangan yang dibuat dari biji dan kulit Markisa tersebut.       

Fasilitas:

-  Disedikannya lahan parkir sepeda motor dan mobil,

-  Adanya toilet,

- Tempat Beribadah atau musala kecil

-  Tempat menikmati sirop dan prodak dari Markisa Noerlen yang berkapsitas lebihkurang 150 orang

(cr22/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved