Dua Hari Pembukaan Calon Petugas PPK, KPUD Karo Terima 31 Pendaftar

Setelah dibukanya pendaftaran bagi calon petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Karo

Dua Hari Pembukaan Calon Petugas PPK, KPUD Karo Terima 31 Pendaftar
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Suasana pendaftaran calon anggota PPK, di Kantor KPUD Karo, Jalan Selamat Ketaren, Kabanjahe, Sabtu (18/1/2020) kemarin. Hingga saat ini, sudah 31 calon anggota PPK yang mendaftar ke KPUD Karo. 

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Setelah dibukanya pendaftaran bagi calon petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Karo, telah menerima berkas dari pelamar sebanyak 31 orang.

Dari seluruh pendaftar ini, diketahui datang dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Karo.

Seperti Kecamatan Berastagi satu orang, Barusjahe satu orang, Kabanjahe tiga orang, Kutabuluh lima orang, Laubaleng satu orang Mardingding lima orang. Kemudaian Kecamatan Merek satu orang, Munthe dua orang, Simpangempat lima orang, Tiganderket enam orang, dan Tigapanah satu orang.

"Sampai hari pertama pendaftaran yang kita buka Sabtu (18/1/2020) kemarin, kita sudah menerima berkas pendaftar sebanyak 31 orang. Untuk hari ini, mungkin direkap sama besok," ujar Ketua KPUD Karo Gemar Tarigan ST, Minggu (19/1/2020).

Gemar menjelaskan, perekrutan anggota PPK yang akan bertugas pada Pilkada 2020 ini, telah diatur di dalam Peraturan KPU (PKPU) nomor 16 tahun 2019. Ia mengatakan, pendaftaran ini akan dibuka selama satu minggu, dan akan ditutup hingga Jumat (24/1/2020) mendatang.

Dirinya mengungkapkan, untuk Pilkada tahun ini pihaknya menerima calon anggota PPK sebanyak 85 orang. Jumlah ini, sesuai dengan kebutuhan PPK yang harus diisi sebanyak lima orang di setiap kecamatannya. Seperti diketahui, jumlah kecamatan yang ada di seluruh Kabupaten Karo sebanyak 17 kecamatan.

"Tapi sesuai arahan dari pusat, kita harus menyiapkan 200 persen dari total kebutuhan. Agar nantinya jika ada permasalahan di petugas PPK, dapat segera digantikan dengan petugas yang telah memenuhi kriteria," ungkapnya.

Untuk itu, dirinya mengatakan jika nantinya kuota 170 calon anggota PPK belum terpenuhi, pihaknya akan menerapkan waktu perpanjangan pendaftaran. Menurut informasi, jadwal perpanjangan ini akan dimulai pada tanggal 25 hingga 27 Januari mendatang.

Gemar mengatakan, pihaknya mengajak seluruh masyarakat yang telah memenuhi syarat untuk ikut berpartisipasi dalam menyukseskan Pilkada tahun ini. Ia menjelaskan, persyaratan untuk menjadi anggota PPK terbilang gampang.

"Untuk syarat utamanya, peserta itu harus sudah punya Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan minimal harus tamat SMA, setelah itu paling tinggal berkas administrasi saja," ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan, pihaknya juga memberikan kesempatan bagi mantan petugas PPK yang pernah bertugas pada periode sebelumnya. Pasalnya, menurut aturan setiap orang yang ingin menjadi PPK dibatasi sebanyak dua kali masa periode.

Setelah proses pendaftaran, para calon yang telah lulus berkas akan mengikuti beberapa tes. Ia menjelaskan, tes yang harus dilewati oleh calon PPK terjadi ke dalam beberapa jenis. Setelah lolos berkas, nantinya para peserta akan mengikuti tes tertulis dan wawancara.

Namun, selain dari panitia seleksi yang berasal dari KPUD Kabupaten Karo sendiri, Gemar mengaku pihaknya juga akan melibatkan peran serta masyarakat. Dirinya menyebutkan, keterlibatan masyarakat dalam seleksi ini untuk membantu KPUD Karo apakah calon yang telah lulus melanggar aturan menjadi PPK atau tidak.

"Jadi setelah nanti kita dapat nama-nama calon PPK yang lolos seleksi, akan kita umumkan ke masyarakat, supaya dilihat apakah ada yang melanggar atau tidak. Kalau nantinya ada yang melaporkan ada calon yang tidak sesuai kriteria, akan kita pertimbangkan," pungkasnya.

(cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved