Kisah Hussein Si Lansia Pengecer Koran dengan Perut Membesar

Nama lengkapnya, Husnadi Hussein. Pria berusia 75 tahun ini kerap menjajakan koran di kawasan persimpangan Dr Mansur

Kisah Hussein Si Lansia Pengecer Koran dengan Perut Membesar
TRIBUN-MEDAN.COM/FATAH BAGINDA GORBY
Husnadi Hussein, pengecer koran di kawasan persimpangan Dr Mansur, atau biasa dikenal dengan sebutan Simpang Kampus, Padang Bulan, Medan. 

Laporan Wartawan Tribun-Medan, Fatah Baginda Gorby

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Nama lengkapnya, Husnadi Hussein. Pria berusia 75 tahun ini kerap menjajakan koran di kawasan persimpangan Dr Mansur, atau biasa dikenal dengan sebutan Simpang Kampus, Padang Bulan, Medan.

Usianya yang sepuh, tubuhnya yang renta, tak membuatnya surut untuk mendapatkan secuil rezeki dari para pengendara mobil dan motor.

"Saya berjualan koran Tribun Medan, dari jam 06.00 WIB hingga tengah hari di Simpang Kampus," katanya, Minggu, (19/1/2020).

Malang, pria berdarah Sunda itu juga memiliki penyakit yang tak diketahui jenisnya. Hussein mengeluhkan keadaan perutnya yang semakin lama semakin membesar.

Sambil mengangkat kaos singlet putih yang dikenakannya, ia menunjukkan kondisi perutnya.

"Perut kakek ini sakit sekali rasanya, tapi kemarin kakek minum obat-obatan seadanya, dengan jamu, telur, madu hanya itu yang bisa kakek dapatkan," jelasnya.

Hussein mengatakan, bila perutnya kambuh ia tak dapat berdiri dan berjalan. Dengan terpaksa, ia rehat sejenak, duduk di emperan toko hingga nyeri di perutnya hilang.

"Kemudian lanjut menjajakan koran kembali. Memang tidak setiap hari kambuhnya," imbuh Hussein.

Penghasilan tak menentu dari menjajakan koran, kata Hussein membuatnya tak dapat berkonsultasi dengan dokter. Malang, ia juga tak memiliki jaminan kesehatan seperti BPJS maupun KIS sama sekali.

Halaman
123
Penulis: Fatah Baginda Gorby Siregar
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved