Dituntut Hukuman Mati, Bandar Sabu Mohon-mohon Keringanan Hukuman

Tim penasihat hukum Iskandar alias Is bin Hamid (39) memohon keringanan hukuman untuk kliennya yang dituntut pidana mati

Dituntut Hukuman Mati, Bandar Sabu Mohon-mohon Keringanan Hukuman
TRIBUN MEDAN / ALIF ALQADRI HARAHAP
Terdakwa kasus sabu, Iskandar tertunduk usai dituntut hukuman mati di Pengadilan Negeri (PN) Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, Medan - Tim penasihat hukum Iskandar alias Is bin Hamid (39) memohon keringanan hukuman untuk kliennya yang dituntut pidana mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nur Ainun.

Iskandar dituntut mati karena turut mengedarkan narkotika jenis sabu seberat 56 kilogram.

Kuna Silen, Hamdani Parinduri, dan Munawir Hasibuan memohon agar majelis hakim meringankan hukuman terdakwa.

Menurut Kuna, Iskandar merupakan tulang punggung keluarga dan mempunyai tiga anak.

"Tuntutan pidana mati sangat tidak mengedepankan keadilan karena sesungguhnya sabu terdebut bukanlah milik terdakwa, melainkan milik Atok (DPO)," kata Kuna Silen saat membacakan pembelaan (pledoi) di Ruang Cakra VI Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (20/1/2020) sore.

Di hadapan majelis hakim yang diketuai oleh Erintuah Damanik, Kuna Silen melanjutkan, bahwa terdakwa bekerja dengan Atok sebagai pencari gudang dan diupah Rp 300 juta, karena tak kunjung mendapat pekerjaan.

"Sedangkan terdakwa memiliki tanggung jawab menafkahi istri dan tiga anaknya. Selama persidangan, terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya. Untuk itu, kami mohon agar majelis hakim menghukum terdakwa seringan-ringannya," pungkas Kuna.

Usai pembacaan pledoi, majelis hakim menunda sidang hingga Rabu (22/1) mendatang dengan agenda putusan.

Dalam kasus ini, empat rekan Iskandar yakni Boiman alias Boy bin Kartowijoyo (54), Suhairi alias Heri bin Manjo (43), Marsimin alias Min bin Mat Suwardi (47) dan Sunarto alias Narto bin M Suniyo (47) juga dituntut mati.

Perbuatan kelima terdakwa Boiman dinilai JPU melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Halaman
123
Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved