Kades Tanah Besih Mengaku Pakai Dana Desa untuk Bayar Utang Pribadi

Darma Suardi, Kepala Desa Tanah Besih, Serdang Bedagai, mengakui dana desa digunakan untuk membayar utang pribadinya.

Kades Tanah Besih Mengaku Pakai Dana Desa untuk Bayar Utang Pribadi
Tribun Medan/Alif Harahap
Kades Darma Suardi (kanan) dan Bendahara Desa Tanah Besih Muhammad Noor di Persidangan Tipikor Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Darma Suardi, Kepala Desa Tanah Besih, Serdangbedagai, mengakui dana desa TAHUN 2017 digunakan untuk membayar utang pribadinya.

"Uang dana Desa, sebagian saya gunakan untuk membayar utang saya," ujarnya saat sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (20/1/2020).

Selain itu, Ia juga tidak memiliki bukti kuitansi penggunaan Dana Desa.

"Saya tidak memiliki bukti kuitansi pembayaran ataupun aliran Dana Desa yang digunakan, saya pernah tertipu dengan kontraktor," ujar Darma.

Hakim Aswar Idris tertawa mendengar pernyataan itu.

"Apa kamu sanggup mengganti uang Rp1 miliar yang kamu gunakan sebagian?" tanya hakim.

Darma mengaku tidak sanggup.

"Tidak, Pak. Saya tidak sanggup. Jangankan uang, rumah saja saya sudah tidak punya," ujar Darma.

JPU menyatakan, akibat perbuatan terdakwa, negara dirugikan sebanyak Rp747 juta. 

Atas tindakannya tersebut, Ia terancam pidana pasal 2 ayat 1, yang dimana tentang tindak pidana korupsi.

"Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana dalam Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 18 Ayat (1) huruf b Undang-Undang RI Nomor: 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor : 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor : 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana," ujar JPU Tulus kepada Hakim. 

(cr2/tribun-medan.com)

Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved