Kebakaran di Tembung
Jihan Bocah 7 Tahun Korban Ledakan Gas Minta Digendong Ayahnya
Tidak hanya Jihan, Raidah juga mengalami hal yang sama. Raidah keluar dari rumah dalam keadaan pakaian yang melekat di tubuhnya terbakar.
Penulis: Maurits Pardosi |
MEDAN-TRIBUN.com - Jihan (5), anak angkat dari pasangan suami istri, Ari (21) dan Raidah (22) sedang terbaring di Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia, Jalan Bilal, Pulau Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur akibat kebakaran yang terjadi di rumah kontrakan Rama (26) di Jalan Pasar III Tembung, Pecut Sei Tuan, Deliserdang pada Sabtu (18/1/2020).
Menurut Ari, suami Raidah, Jihan sempat meminta agar dia digendong dan minta minum setelah kejadian. Badannya yang sudah terluka bakar sepertinya tidak terlalu dipikirkan oleh Jihan. Ia hanya meminta agar diberikan air minum.
"Setelah kejadian, Jihan cuma minta gendong dan minta air, aku aja sudah nggak sanggup melihatnya karena luka bakarnya. Dengan mulutnya yang sudah mengembang akibat luka bakar, dia minta minum dan digendong. Papa gendong ya, nak, gitulah kubilang," ujar Ari seakan menitikkan air mata saat berbagi cerita di areal Rumah Sakit Imelda, Selasa (21/1/2020).
Tidak hanya Jihan, Raidah juga mengalami hal yang sama. Raidah keluar dari rumah dalam keadaan pakaian yang melekat di tubuhnya terbakar.
"Istriku keluar dari rumah sudah dalam keadaan terbakar. Untung saja abangku langsung berikan pertolongan," ungkapnya.
Rama, abang Ari, langsung menyelimuti tubuh Raidah dengan kain basah agar api yang masih menyala di pakaian Raidah padam.
"Tanpa pikir panjang, aku langsung ambil kain yang basah dan langsung kutempelkanlah biar padam apinya. Yang paling utama gimanalah caranya biar terselamatkan?" ungkap Rama (26).
Saat menyelamatkan, Rama juga mengalami luka bakar. Selain Rama, ada dua anggota keluarganya yang alami luka bakar.
Menurut Ari, kebakaran yang menimpa mereka mengakibatkan tujuh orang terluka. Dari ketujuhnya, tiga diantaranya harus dirawat intensif di rumah sakit.
"Kalau dibilang, kami ada tujuh yang jadi korban, cuma yang parah itu hanya tiga oranglah, istriku, anakku dan kakak iparku," ungkap Ari.
Karena luka bakar yang dialami Raidah, Ari harus berusaha mengumpulkan uang yang diperkirakan di atas Rp100 juta.
"Perkiraanku harus bisalah ngumpulkan uang lebih dari 100 juta karea untuk kebutuhan selama empat hari ini saja, ah sudah nnggak tahulah berapa. Belum lagi, istriku dalam keadaan hamil. Pasti kandungannya harus diambil lagi. Cuman bersihkan luka dan ganti perbannya saja, aku tidak sanggup lagi saat ini," tambah Ari.
Oleh karena itu, Ari berharap agar ada orang yang mau membantu mereka. Ari juga memberikan nomor rekeningnya bila ada orang yang bersedia mengulurkan tangan demi meringankan beban biaya perawatan dan pemulihan Raidah, istrinya bersama Jihan, anak angkatnya.
No rekening: Bank BNI 0213713432, atas nama Yenni Sartika. (cr3/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/korban_kebakaran_jalan_tembung.jpg)