Kisah Pilu Bocah Penjual Parfum, Tidur di Emperan Toko dan Dipukuli Ayah Jika Jualan Tak Laku

Seorang bocah laki-laki tidur di emperan toko dan dipukuli ayahnya, jika parfum yang dia jual tidak laku.

Kisah Pilu Bocah Penjual Parfum, Tidur di Emperan Toko dan Dipukuli Ayah Jika Jualan Tak Laku
World of Buzz/Facebook
Seorang bocah laki-laki harus tidur di emperan karena tak berhasil mejual parfum 

Kisah Pilu Bocah Penjual Parfum, Tidur di Emperan Toko dan Dipukuli Ayah Jika Jualan Tak Laku

TRIBUN-MEDAN.com - Anak-anak seharunya menikmati masa kecil mereka.

Setelah bersekolah, akan lebih baik jika mereka memiliki waktu luang untuk melakukan hal-hal yang mereka sukai, dan membentuk karakter mereka.

Sayangnya, ada banyak anak yang kesulitan menikmati waktu bermain layaknya anak pada umumnya.

Baru-baru ini, seorang warganet Malaysia bernama Mohd Najib membuat postingan foto di halaman Facebook-nya.

Foto itu menunjukkan seorang anak laki-laki berusia kisaran 11-12 tahun, yang sedang tidur di trotoar di pelataran toko 7-Eleven.

Mohd Najib baru saja menyelesaikan seminar dan kembali ke hotelnya di Kampung Baru, Kuala Lumpur.

Dia memutuskan untuk berhenti di 7-Eleven untuk membeli beberapa baterai.

Saat itulah dia menemukan bocah lelaki itu tidur di trotoar dan bertanya kepada kasir tentang dia.

“Kasir mengatakan bahwa bocah itu sering tidur di sana karena dia lelah menjual parfum sampai larut malam.

Halaman
12
Penulis: Royandi Hutasoit
Editor: Sally Siahaan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved