Suami Pasrah dan Butuh Donasi, Istrinya Korban Kebakaran Pasar III Tembung Dirawat di RS
Ari, suami Radiah, korban kebakaran di Pasar III Tembung, Percut Sei Tuan, Deliserdang membutuhkan uluran tangan demi pengobatan istri
Penulis: Maurits Pardosi |
MEDAN-TRIBUN.com, MEDAN - Ari, suami Radiah, korban kebakaran di Pasar III Tembung, Percut Sei Tuan, Deliserdang membutuhkan uluran tangan demi pengobatan istrinya di Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia, Jalan Bilal.
"Saat ini, aku mohon bantuanlah bagi teman-teman yang bisa ulurkan tangan bagi keluarga kami. Kami mohon dengan sangatlah karena tidak ada yang bisa kulakukan lagi untuk saat ini," ujar Ari kepada www.tribun-medan.com saat ditemui di RS Imelda Pekerja Indonesia, Jalan Bilal pada Selasa (21/1/2020).
Saat ini, untuk pembersihan luka Radiah, Ari harus berhutang dulu kepada orang lain.
"Untuk bisa dirawat di sini, aku harus nyari uang dululah, utang dululah. Gimana pun caranya, istri saya harus dapatkan perawatan," ujar Ari.
Menurut Ari, biaya yang sudah dikeluarkannya hingga saat ini sudah sangat memberatkan dirinya.
Dia menyampaikan bahwa dengan kesibukannya sebagain ojol tidak mungkin mampu memenuhi biaya perawatan istrinya.
"Kalau harapkan cuman dari ojol aja manalah sanggup. Sekarang ini aja, aku dah kepayahan. Untung ada juga bantuan dari teman-teman kerja dan yang lain untuk ringankan beban biaya," tuturnya.
Ari juga menyampaikan bahwa dirinya semakin kesulitan memenuhi biaya perawatan istrinya karena istrinya belum memiliki BPJS.
"Beratlah, karena istriku tidak punya BPJS juga. Bayar untuk membersihkan lukanya, aku dah nggak tahu lagi, untung aja ada bantuan dari teman-teman. Berapapun itu pastilah sudah sangat membantu kita," tambahnya.
Selain biaya pembersihan luka bakar Radiah dan Jihan, Ari juga harus mengumpulkan biaya pengorekan janin Raidah.
"Bukan cuman biaya pembersihan lukanya, aku juga harus kumpulkan uang untuk mengorek janin istriku. Soalnya, dia lagi hamil," ungkapnya.
Raidah bersama Jihan sudah dirawat di IGD RS Imelda Pekerja Indonesia, Jalan Bilal selama empat hari, dari hari Sabtu (19/1/2020) hingga Selasa (21/1/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/korban_kebakaran_jalan_tembung.jpg)