Paduan Suara Ulos, dari Pengisi Acara Wisuda Hingga Raih Medali Emas di Jakarta World Choir Festival

Rencananya Paduan Suara Ulos ingin mengikuti festival sejenis yang diadakan di Singapura dan Bali.

Paduan Suara Ulos, dari Pengisi Acara Wisuda Hingga Raih Medali Emas di Jakarta World Choir Festival
Dokumentasi Paduan Suara Ulos
Anggota Paduan Suara Ulos saat mengikuti Jakar World Choir Festival di Jakarta Oktober 2019 lalu. Dalam festival yang diikuti oleh lima negara ini, Paduan Suara Ulos USU berhasil menyabet medali emas. 

TRIBUN-MEDAN.com-Acara wisuda tentu tidak jauh dari penampilan paduan suara. 

Terbentuk sejak tahun 2014, Paduan Suara Ulos Universitas Sumatera Utara diusung oleh pihak rektorat untuk mengisi acara-acara di USU, khususnya acara wisuda.

"Paduan Suara Ulos ini dibentuk sejak 2014, waktu itu Wakil Rektor 1 yang mengusung untuk dibentuk paduan suara untuk mengisi acara-acara di USU," ujar Rony, ketua Paduan Suara Ulos, Selasa (21/1/2020).

Sejak terbentuk hingga sekarang, Paduan Suara Ulos telah meraih berbagai prestasi. Dua di antaranya yang paling bergengsi adalah meraih medali perak di Festival Paduan Suara di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2017, serta menyabet medali emas pada festival paduan suara Internasional berjudul Jakarta World Choir Festival (JWCF) pada Oktober 2019 lalu.

"Prestasi yang diraih itu pertama dapat medali silver di ITB tahun 2017, terus di JWCF dapat medali emas tahun 2019 lalu di Jakarta," kata Rony.

Ia juga mengatakan bahwa mereka merasa bersyukur bisa memenangkan festival internasional. Hal itu, menurut Rony karena kehendak Tuhan, latihan rutin, kekompakan, serta doa.

"Kami latihan rutin itu seminggu tiga kali, tapi dua minggu menjelang festival kami latihan tiap hari. Puji Tuhan bisa menang," ujarnya.

Mahasiswa jurusan Etnomusikologi USU ini mengatakan dalam festival tersebut, sedikitnya ada lima negara yang mengikuti yakni  Indonesia, Malaysia, Korea Selatan, Italia, dan Pilipina.

Untuk keberangkatan saat festival, USU membantu menanggung biaya transportasi dan kostum, sementara selebihnya para anggota melakukan aksi dana.

"Yang menarik lainnya itu waktu mau ikut festival di Jakarta kami lakukan aksi dana, bermacam-macam mulai dari ngamen, honor mengisi acara wisuda, jualan, banyaklah," kata Roni.

Untuk ke depan ia mengatakan rencana Paduan Suara Ulos yang tertuang dalam program kerja selama setahun ke depan adalah mengikuti festival sejenis yang diadakan di Singapura dan Bali.

"Rencana mau ikut festival juga; satu di Singapura, satu lagi di Bali. Masih bingung mau mana yang dipilih," ujarnya.

Ingin Gabung Paduan Suara Ulos? Ini Jadwal Perekrutan dan Syaratnya!

Anggota Paduan Suara Ulos yang aktif hingga saat ini ada 88 orang, dengan rincian 48 anggota lama dan 40 anggota baru yang akan segera dilantik.

Ketika ditanyai mengenai harapan ke depan, mahasiswa semester lima ini mengatakan dirinya berharap Paduan Suara Ulos semakin jaya.

"Harapannya semoga Paduan Suara Ulos semakin jaya, semakin berkarya di tingkat nasional dan internasional, juga segera mendapatkan pelatih kembali," pungkasnya. (cr14/tribun-medan.com)

Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved