Pengungsi Ethiopia Divonis 10 Tahun karena Bawa Daun Khat, Sang Istri Menangis di PN Medan

Pengungsi Ethiopia Divonis 10 Tahun karena Bawa Daun Khat, Sang Istri Menangis di PN Medan

Pengungsi Ethiopia Divonis 10 Tahun karena Bawa Daun Khat, Sang Istri Menangis di PN Medan
TRIBUN MEDAN / ALIF ALQADRI HARAHAP
Pengungsi asal Ethiopia, Said Abity Abdurahman (baju garis putih) divonis 10 tahun karena membawa narkotika berjenis daun khat seberat 7,9 kilogram, di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (22/1/2020). 

Pengungsi Ethiopia Divonis 10 Tahun karena Bawa Daun Khat, Sang Istri Menangis di PN Medan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengungsi asal Ethiopia, Said Abity Abdurahman (30), terpaksa bakal mengungsi selama 10 tahun di balik jeruji besi.

Said Abity dinyatakan terbukti membawa 7,9 kilogram narkotika berjenis daun khat, dalam sidang di ruang Cakra VII Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (22/1/2020).

Putusan ini langsung direspons dengan tangisan oleh istri Said Abity, yang hadir di ruang persidangan.

Istri Said terlihat meneteskan air mata begitu mendengar putusan yang dijatuhkan hakim kepada sang suami.

Hakim Ketua Tengku Oyong menjatuhkan putusan 10 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar terhadap Said Abity, yang membawa daun khat masuk ke Indonesia.

Said merupakan pengungsi yang tinggal di Community House (CH) Wisma Keluarga Jalan Binjai Km 12,7 No 44 Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rita Suryani dalam dakwaan menjelaskan, Ditresnarkoba Polda Sumut mendapat informasi dari Bea dan Cukai Bandara Kualanamu yang mencurigai paket dari Ethiopia yang masuk ke Sumatera Utara.

Paket yang dikemas dalam dua kardus itu ternyata berisikan daun khat. Selanjutnya petugas Bea dan Cukai menghubungi petugas Kantor Pos Sentra Pelayanan Pos Tanjung Morawa

Said Abity mendapat daun khat dari seorang yang bernama Maruf yang berasal dari Ethiopia.

"Bahwa terdakwa memperoleh kiriman narkotika jenis daun khat dari seseorang yang bernama Maruf dari negara Ethiopia yang berhubungan dengan terdakwa melalui messenger facebook yang nantinya seterima paket tersebut akan dikirim kembali dengan baju gamis ke Kanada," ujar Rita Suryani.

(cr2/TRIBUN-MEDAN.com)

Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved