TOK! Lima Sekawan Divonis Mati Terkait Sabu 56 Kg, Hakim Sebut Tak Ada Hal Meringankan

Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan vonis mati terhadap lima sekawan yang terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu seberat 56 kilogram.

TOK! Lima Sekawan Divonis Mati Terkait Sabu 56 Kg, Hakim Sebut Tak Ada Hal Meringankan
TRIBUN MEDAN / ALIF ALQADRI HARAHAP
Lima sekawan yang terlibat dalam peredaran sabu seberat 56 kilogram, Boiman, Iskandar, Sunarto, Suhairi, dan Marsimin dijatuhi vonis mati di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (22/1/2020). 

TOK! Lima Sekawan Divonis Mati Terkait Sabu 56 Kg, Hakim Sebut Tak Ada Hal Meringankan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan vonis mati terhadap lima sekawan yang terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu seberat 56 kilogram.

Kelima terdakwa itu yakni, Boiman alias Boy bin Kartowijoyo, Iskandar alias Is bin Hamid (39) Sunarto alias Narto bin M. Suniyo (47), Suhairi alias Heri Bin Manjo (42), dan Marsimin alias Min bin Mat Suwardi (47).

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan kelima terdakwa terbukti sah dan meyakinkan melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Dengan ini Majelis Hakim menjatuhkan hukuman mati kepada masing-masing terdakwa," tutur Majelis Hakim yang diketuai Saburilina Ginting, di Ruang Cakra VI, Rabu (22/1/2020).

Majelis Hakim berpendapat, hal yang memberatkan kelima terdakwa karena tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika.

"Sedangkan hal yang meringankan tidak ada," ucap Saburilina

Diketahui, putusan majelis hakim sama dengan tuntutan yang diberikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nur Ainun.

Usai pembacaan putusan, kelima terdakwa melalui penguasa hukumnya langsung mengajukan banding.

Mobil Dicegat, Dua Anggota Polisi Dibekuk Bawa Sabusabu, Ini Barang Bukti yang Diamankan

Gasak Uang Rp 400 Juta, Pembobol Rumah Beraksi Pagi Hari Saat Korban Pergi ke Pasar

Pembunuh Satu Keluarga Ditangkap Interpol, Kepling Sebut Tak Tahu Sama Sekali soal Pelaku

Dalam dakwaan JPU Nur Ainun menyebutkan Iskandar bersama Suhairi, Boiman, Marsimin dan Sunarto ditangkap pada 26 April 2019 sekitar pukul 17.30 WIB bertempat di Hotel Alam Sutera Palembang.

Halaman
123
Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved