Bayi Kembar 3 Lahir di RSUD Tarutung, saat USG Terdeteksi Hanya 2 Janin

Dr Janri Nababan mengatakan momen ini termasuk langka. Apalagi, RSUD Tarutung kata dia baru kali ini melayani Operasi SC bayi kembar tiga.

Bayi Kembar 3 Lahir di RSUD Tarutung, saat USG Terdeteksi Hanya 2 Janin
Dokumentasi RSUD Tarutung
Petugas medis menggendong bayi kembar tiga yang lahir sehat dan operasi lancar di RSUD Tarutung. 

TRIBUN-MEDAN.com-Rasa syukur dan sukacita dirasakan keluarga Manerep Simamora (39) warga Desa Bonanionan, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara.

Manerep mengucap syukur dan penuh gembira karena dianugerahi bayi kembar tiga yang lahir dengan selamat serta kondisi sehat.

"Puji Tuhan, Saya bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa karena sudah memberikan Anugrah dan Rezeki kepada saya dan keluarga saya, selain itu saya juga mengucapkan terima kasih kepada RSUD Tarutung terkhusus Tim Medis yang menangani Operasi istri saya," kata Manerep, Kamis (23/1/2020).

Katanya, bayi kembar tiga tersebut dua berjenis kelamin perempuan dan satu anak laki-laki. Sebelumnya, seperti disampaikan dokter kandungan kepadanya, hasil USG hanya dua bayi namun setelah melahirkan justru tiga anak.

Karenanya, kata Manerep sebelumnya dia tidak menduga anaknya bakal kembar tiga. Namun, di dalam keluarga mereka memang ada genetika kembar.

"Ibu saya juga kembar dua, jujur saya dan keluarga tidak mengetahui bahwa istri saya melahirkan bayi kembar tiga sekaligus, karena waktu di USG hasil menunjukkan kembar dua saja, ini membuat saya semakin semangat," ujarnya.

Pertama Kali

Dr Janri Nababan Direktur RSUD mengatakan momen ini termasuk langka. Apalagi, RSUD Tarutung kata dia baru kali ini melayani Operasi SC dengan bayi kembar tiga.

"Ini sangat langka dan baru kali ini RSUD Tarutung melakukan operasi bayi kembar tiga. Selamat atas lahirnya bayi kembar tiga pada keluarga Simamora, semoga bayi kembar tiga ini menjadi Penerus Bangsa dikemudian hari," ucapnya.

Selama persalinan, disebutmya operasi bayi kembar tiga berjalan lancar.

"Tidak ada hambatan," tambahnya.

Dr Ronal Sp.Og juga mengatakan hal serupa, selaman memimpin operasi semua berjalan baik dan bayi serta ibunya dalam keadaan sehat. Diakuinya, sebelumnya pada saat silakukan deteksi USG hanya terdapat dua bayi.

Ronal mengaku sebelumnya tidak pernah mengoperasi bayi kembar tiga.

"Sebelum-sebelumnya hanya bayi kembar dua aja,” jelasnya. (jun/tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved