News Video

RSUP Adam Malik Siapkan 20 Dokter dan 11 Ruang Isolasi Tangani Virus Corona

RSUP Adam Malik Siapkan 20 Dokter dan 11 Ruang Isolasi Tangani Virus Corona

RSUP Adam Malik Siapkan 20 Dokter dan 11 Ruang Isolasi Tangani Virus Corona

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - RSUP Haji Adam Malik (HAM) Medan menjadi satu dari 14 rumah sakit yang ditunjuk Kementrian Kesehatan sebagai rujukan penanganan Virus Corona.

Pihak RSUP Haji Adam Malik telah menyiapkan 11 kamar untuk pasien Virus Corona di ruangan isolasi.

"Kita punya ada 11 ruang isolasi, kalau untuk siap siaga sudah ada dari 2004 dan kita sudah tangani flu burung yang memang positif. Jadi memang sudah siap alur-alurnya juga sudah ada. Kita rujukan untuk Sumatera bagian utara kita rujukan ada dari Aceh, Sumut dan Riau," tutur Koordinator Tim Penanganan Novel Corona Virus RSUP Adam Malik, Ade Rahmaini, Jumat (24/1/2020).

Ia menyebutkan bahwa ada 20 dokter yang disiapkan untuk menangani Virus Corona.

Tim itu merupakan dokter spesialis yang berkaitan dengan Virus Corona.

"Di Adam Malik ini sudah punya Tim Tinerik (Penyakit Infeksi Emergency) untuk menangani Virus Corona itu, termasuk Pneunomia dan beberapa kasus KLB yang lainnya. Di dalamnya ada dokter spesialis paru, penyakit dalam, anastesi, THT, ada PPI disitu, semua timnya ada disitu," tuturnya.

"Mungkin ada 20 yang di-SK-kan dari Direktur (Dirjen Kemenkes) itu untuk tim kita, untuk kesiapsiagakan timnya kita sudah siap secara sumber daya udah siap untuk itu," tambah Ade.

Lebih lanjut, ia membeberkan memang hingga saat ini untuk vaksin maupun obat belum ada ditemukan menangani Virus Corona.

"Untuk vaksin memang belum ada, obat spesifik juga belum ada. Jadi kita pasti menunggu konfirmasi dari Kementrian," jelasnya.

Namun, Ade menegaskan untuk penanganan awal penyakit Virus Corona dan penyakit dalam lainnya, RSUP Adam Malik masih lengkap.

"Alhamdulillah, obat-obat yang ada di Adam Malik ini cukup tersedia, karena kita penatalaksanaan pneumonia itukan empiris deluan. Jadi obat-obat yang ada itu pasti kita masih punya ada semua.," tambahnya.

Ia juga menjelaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan kementrian terkait penanganan bila ada pasien yang positif terkena Virus Corkno.

"Kemudian untuk alur-alur sudah update dari Kementerian Kesehatan sudah ada surat untuk update SPO-SPO yang kita punya untuk penanganan Virus Corona," pungkasnya.

(vic/tribunmedan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved