Perampokan di Batubara

Sebelum Istrinya Ditusuk, Pemilik Toko Citra Sempat Basa-basi dengan Pelaku

Pelaku diduga gelap mata setelah melihat gelang yang dipakai pemilik Toko Citra.

Sebelum Istrinya Ditusuk, Pemilik Toko Citra Sempat Basa-basi dengan Pelaku
HO
Ernika br Saragih yang tengah mendapat perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Setio Husodo, Kisaran. Ernika mengalami luka tusukkan setelah menjadi korban percobaan perampokan di tokonya yang berada di kawasan Jalan Lintas Sumatera, Desa Binjai Baru, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batubara pada Jumat (24/1/2020) sekitar pukul 11.00 WIB. 

TRIBUN-MEDAN.com - Percobaan perampokan di Toko Citra yang berada di kawasan Jalan Lintas Sumatera, Desa Binjai Baru, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Batubara, Jumat (24/1/2020) siang membuat Ernika Saragih (55) mengalami luka di sejumlah tubuhnya.

Menurut suami korban, Arnold Damanik (60), istrinya mengalami luka tusukkan di bagian leher dan perut.

Pelaku yang diketahui bernama Amrullah menusukkan pisau saat korban tengah menuju kamar mandi yang ada di dalam toko.

"Di batang leher ada tiga, perut ada satu, dalamnya 5 cm. Pisaunya diambil pelaku dari toko kami," kata Arnold yang ditemui di Rumah Sakit Setio Husodo, Jumat.

Peristiwa yang dialami Ernika Saragih diketahui Arnold setelah mendapat telepon dari menantunya. Saat itu ia sedang berada di ladang miliknya yang tak jauh dari toko mereka.

BREAKING NEWS Kondisi Berlumuran Darah, Korban Perampokan Ernika Merangkak dan Teriak Minta Tolong

"Saya pas kejadian lagi di ladang. Ditelpon menantu, katanya mamak kena rampok. Langsung saya balek ke toko," sebutnya.

Sekembalinya di toko, Arnold yang melihat istrinya telah berlumuran darah langsung melarikan korban ke RS Setio Husodo, Kisaran.

Ia pun mengaku sempat melihat Amrullah yang telah diamankan. Bahkan dari pengakuannya, Arnold sempat berkomunikasi dengan pelaku sebelum berangkat ke ladang.

"Sebelum berangkat ke ladang, pelaku sudah ada di depan toko kami. Bahkan pas lagi siram-siram air ke jalan, saya bilang ke pelaku, banyak abu. 'Ia, banyak abunya, Pak' katanya," ungkap Arnold.

Dari keterangan istrinya, diketahui bahwa peristiwa perampokan yang dilakukan pelaku terjadi saat Ernika Saragih hendak mengambil air wudu untuk melaksanakan Salat Duha.

Setelah korban melepas jilbab panjangnya, perhiasan emas di tangannya terlihat.

Diduga hal itu membuat pelaku yang sejak pagi berada di depan toko, menjadi gelap mata dan ingin menguasai harta korban.

Aksi pelaku gagal, setelah korban berteriak meminta pertolongan.

Amrullah langsung lari meninggalkan toko, namun akhirnya berhasil ditangkap warga yang mengejarnya.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved