Antisipasi Virus Corona

Tim Penanganan Corona Virus RSUP Adam Malik: Warga Bepergian dari Cina Jadi Sorotan

RSUP Haji Adam Malik Medan dipercaya menjadi rumah sakit rujukan untuk penanganan virus corona di Sumut, Aceh, dan Riau.

Tribun Medan/Victory Arrival Hutauruk
Koordinator Tim Penanganan Virus Corona RSUP Haji Adam Malik, dr. Ade Rahmaini, M.Ked (Paru), Sp.P. 

TRIBUN-MEDAN.com - RSUP Haji Adam Malik Medan dipercaya menjadi rumah sakit rujukan untuk penanganan virus corona di Sumut, Aceh, dan Riau.

Koordinator Tim Penanganan Novel Corona Virus RSUP HAM, dr. Ade Rahmaini, M.Ked (Paru), Sp.P, menyebutkan bahwa pasien yang paling memungkinkan terjangkit virus corona yang telah bepergian ke luar negeri.

Ia juga menyebutkan bahwa ciri-ciri dari pasien seperti halnya pasien yang terjangkit SARS dan MERS.

"Jadi kalau ciri-ciri ada dijumpai gejala sesak, kemudian batuk kering, demam, lemas. Dan paling utama punya riwayat bepergian ke Cina, itu kita lebih aware ke situ."

"Memang gejalanya bisa ringan sampai berat. Yang pasti gejala ringan pun, kalau ada kasus yang baru berpergian dari Cina bakal kita evaluasi," tuturnya, Jumat (24/1/2020) saat konfrensi pers.

Ia menyebutkan kemungkinan adanya pasien tersebut akan diterima dari Bandara maupun Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

"Kalau ada pasien yang suspek paling sering kita dapat kabar dari KKP dan bandara, itu langsung kita bawa ke IGD di ruang isolasi dan pasien langsung ditangani untuk tindak lanjut," beber Ade.

Dimana Ade menjekaskan pasien bisa terkena virus corona dari udara dan dapat menyerang pernapasan.

"Kalau virus ini menyerang pernapasan, kemungkinan dari udara tertular, dari air ludah juga tertular. Sehingga bisa jadi harus pakai masker, kemudian cuci tangan, kalau pegang hidung atau mata harus cuci tangan deluan," jelasnya.

Ade menyebutkan bahwa pasien akan diperiksa swipe tenggorokan dan darah.

"Sampelnya itu nanti dari swipe tenggorakan dan darah juga diambil," tambahnya.

Lebih lanjut, untuk pasien bisa diketahui positif atau tidak terkena virus corona bisa diketahui dalam tiga hari.

"Cukup cepat, kita kemarin punya pasien suspek MERS itu ada dua atau tiga hari sudah dapat," tambahnya.

Apabila pasien ada yang terindikasi virus corona, sampelnya akan dikirim ke Litbangkes Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan.

"Periksa sampelnya tidak disini. Kita di RS Adam Malik ini terima pasien kita siap, kita punya ruang isolasi. Maka alurnya sesuai SPO ruang isolasi. Sampelnya akan dikirim Litbangkes Jakarta, pemeriksaan tidak disini namun ada juga SPO pengiriman sampel," pungkas Ade.

(vic/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved