Pencuri Lembu di Asahan Dibekuk saat Potong-Potong Hasil Curian

Polsek Air Batu berhasil menangkap satu dari dua tersangka pencuri hewan ternak pada Sabtu (25/1/2020) dini hari tadi.

Pencuri Lembu di Asahan Dibekuk saat Potong-Potong Hasil Curian
Warta Kota
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com - Polsek Air Batu berhasil menangkap satu dari dua tersangka pencuri hewan ternak pada Sabtu (25/1/2020) dini hari tadi.

Tersangka yang berhasil tertangkap yaitu Syafruddin alias Udin Gembong (39) warga Dusun IV, Desa Sei Alim Hasak, Kecamatan Seidadap, Kabupaten Asahan.

Kapolsek Air Batu Iptu Rianto menjelaskan tersangka ditangkap usai memotong seekor lembu yang diketahui milik Sofyan Nasution (32) warga Dusun IV, Desa Sei Alim Hasak, Kecamatan Seidadap, Asahan.

Rencananya daging lembu yang telah terpotong-potong menjadi empat bagian itu hendak dijual para pelaku.

"Tersangka dibekuk dengan barang bukti seekor lembu dewasa yang telah dipotong dan dibagi menjadi empat bagian, dan tersangka dibekuk di lokasi pemotongan hewan tersebut," kata Rianto, Sabtu.

Menurut Rianto, modus yang biasa dilakukan sindikat ini dengan cara menggiring lembu yang umumnya diikat oleh pemiliknya di pohon sawit yang berada di perkarangan rumah para korban.

Setelah menjauh dari posisi awal, keempat kaki lembut pun diikat dan para tersangka langsung memotong hewan ternak tersebut.

"Lembu hasil curian dipotong untuk memudahkan mereka untuk membawa kabur dan kemudian dijual," ucapnya.

Sementara itu, rekan tersangka yang berhasil kabur saat penyergapan telah diketahui identitasnya dan masih dalam tahap pengejaran petugas.

"Terhadap tersangka dapat dijerat Pasal 363 ayat (1), (3), (4) dan (5) KUHPidana. Ancaman hukumannya 9 tahun penjara," tegasnya.

Kini tersangka telah berada di Mapolsek Air Batu untuk menjalani proses hukum yang menjeratnya.

Sementara barang bukti berupa potongan daging lembu atas persetujuan pemiliknya dijual kepada peminta untuk diuangkan sebagai pengganti barang bukti.

"Karena mudah busuk, dan korban setuju, potongan daging lembu dijual sebagai pengganti barang bukti," pungkasnya.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved