Setahun Ditinggal Anak dan Istri, Tukang Sagala Akhiri Hidupnya Diduga Gantung Diri

Tukang Sagala (32), warga Jalan Pelita atas, Desa Pegagan Julu I, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, ditemukan tewas gantung diri

Setahun Ditinggal Anak dan Istri, Tukang Sagala Akhiri Hidupnya Diduga Gantung Diri
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Tukang Sagala (32), warga Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Sabtu (25/1/2020).

Mayat Sagala ditemukan pertama kali oleh warga sekitar pukul 19.00 WIB hari itu.

Tak diketahui apa yang mendorong Sagala sehingga nekat mengakhiri hidup. Namun, dugaan sementara menurut kepolisian, dipicu masalah keluarga.

Humas Polres Dairi, Iptu Donni Saleh mengatakan, Sagala diketahui sudah setahun berpisah dengan istri dan empat anaknya.

"Istri korban kembali ke rumah orangtuanya, di Desa Kutausang, Kecamatan Pegagan Hilir, dengan membawa serta anak-anak mereka. Di rumah itu, korban tinggal berdua bersama ibunya," ujar Donni, Minggu (26/1/2020).

Saat ditemukan, sambung Donni, Sagala mengenakan kaos oblong bertuliskan Trivium dan celana pendek berbahan jin. Tubuhnya tergantung, tetapi kakinya menjejak lantai.

"Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban," kata Donni.

Donni menambahkan, keluarga menolak visum terhadap jasad Sagala dan menerima kematian Sagala sebagai bunuh diri murni.

"Saksi yang menemukan pertama kali adalah anak-anak. Keluarga telah meneken surat pernyataan untuk tidak melakukan otopsi dan menerima dengan ikhlas kematian korban bahwa murni bunuh diri," pungkas Donni.

(cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved