TWBW dan Komunitas Kibarkan Asa Kumpulkan Donasi untuk Bangun Jembatan di Serdang Bedagai

Komunitas yang berisikan pengendara sepeda motor custom dan classic Medan The Wild Brain Workshop (TWBW) kembali melakukan kegiatan amal

TWBW dan Komunitas Kibarkan Asa Kumpulkan Donasi untuk Bangun Jembatan di Serdang Bedagai
Tribun-Medan.com/Rechtin Hani Ritonga
Peserta yang hadir memeriahkan kegiatan Riding Charity yaitu kegiatan riding sekaligus donasi untuk membangun jembatan asa. Check point dilakukan di Kantor Telkom Medan Minggu (26/1/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Komunitas yang berisikan pengendara sepeda motor custom dan classic Medan The Wild Brain Workshop (TWBW) kembali melakukan kegiatan amal untuk yang kesekian kalinya pada Minggu (26/1/2020) di Kantor Telkom Medan Jalan HM Yamin No.13.

Kali ini TWBW berkolaborasi dengan Komunitas Kibarkan Asa dengan kegiatan charity yang didonasikan untuk pembangunan jembatan di Serdang Bedagai.

Kegiatan dilakukan dengan riding mengitari Jalan Protokol Medan dengan rute Jalan Pulau Pinang, Jalan Diponegoro, Jalan Imam Bonjol dan Jalan HM Yamin.

Kegiatan ini diusung melalui program yang dinaungi TWBW yakni Medan Ride Foundation, program yang menangani kegiatan riding serta kegiatan sosial dan kemanusiaan.

"Medan Ride Foundation sudah berdiri tahun 2016. Kita berdiri di bawah naungan TWBW yang mengurusi acara Riding Bareng dibalut dengan acara donasi untuk program sosial dan kemanusiaan," tutur Irhas T Nugroho, founder Medan Ride Foundation kepada Tribun Minggu (26/1/2020).

Berdasarkan keterangan Irhas, jembatan asa merupakan jembatan gantung yang akan menghubungkan Desa Manggis dan Desa Bandar Kuala. Selama ini, alat penyeberangan yang dipakai adalah rakit sederhana yang terbuat dari bambu.

Atas keresahan inilah Komunitas Kibarkan Asa dan Medan Ride Foundation mengadakan donasi untuk pembangunan jembatan di wilayah tersebut.

"Kegiatan ini berbentuk kolaborasi, tujuannya kita mau kumpulkan donasi untuk pembangunan jembatan asa di Serdang Bedagai," ujar Irhas.

Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan pengendara sepeda motor custom dan classic yang ikut serta dalam kegiatan riding.

Beberapa komunitas yang ikut serta yakni Caferacer Medan, Vespa Medan Mods, Bocorin Custom, Vespanation, serta yang berasal dari Langkat yakni Langkat Custom dan masih banyak lagi.

"Acara ini dihadiri oleh banyak riders bahkan dari luar Kota Medan," kata Irhas.

Baginya, kesan kegiatan kali ini adalah tetap terjaganya silaturahmi sesama bikers serta semakin mewarnai pergerakan anak muda di Kota Medan.

"Kesan dari kegiatan ini adalah silaturahmi terjaga untuk sesama bikers, dan juga semakin menambah warna dalam pergerakan anak muda khususnya di Kota Medan," pungkasnya. (cr14/tribun-medan.com)

Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved