Kantongi Sabu, Terkelin Ditangkap Petugas Polsek Tigabinanga

Kanit Reskrim Polsek Tigabinanga Ipda Solo Bangun mengatakan, Tarigan ditangkap Senin (27/1/2020).

Kantongi Sabu, Terkelin Ditangkap Petugas Polsek Tigabinanga
Dok. Polsek Tigabinaga
Terkelin Tarigan (dua kanan), saat diamankan di Polsek Tigabinanga, Selasa (28/1/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang pria asal Desa Kuta Raja, Kecamatan Tigabinanga, Terkelin Tarigan ditangkap petugas Polsek Tigabinanga karena kedapatan membawa sabu-sabu.

Kanit Reskrim Polsek Tigabinanga Ipda Solo Bangun mengatakan, Tarigan ditangkap Senin (27/1/2020).

"Setelah kita dapat informasi ini, selanjutnya kita lakukan pengembangan dan pengejaran terhadap terduga pelaku. Kemudian, kita berhasil mengamankan pelaku di kawasan Desa Simolap," ujar Solo, Selasa (28/1/2020).

Solo mengatakan, saat itu yang bersangkutan diketahui sedang dalam perjalanan dari Desa Kuta Bangun, menuju ke pusat Kecamatan Tigabinanga. Setelah tiba di Desa Simolap, mereka melihat ada seorang pria dengan ciri-ciri yang dimaksud melintas.

Selanjutnya, pihaknya melakukan interogasi terhadap yang bersangkutan, serta melakukan penggeledahan badan dan barang bawaannya.

Bangun mengatakan, setelah dilakukan penggeledahan ternyata ditemukan barang bukti yang diduga merupakan narkotika jenis sabu sebanyak dua paket.

"Untuk barang bukti yang kita temukan, ada dua paket narkotika jenis sabu seberat 1,24 gram. Barang bukti ini, kita dapat dari dalam saku celana pelaku," ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan, untuk mengelabuhi petugas barang haram itu disembunyikan Terkelin di dalam bungkusan plastik, dan dimasukkan ke dalam kotak rokok. Atas temuan ini, mereka langsung membawa pelaku ke Polsek Tigabinanga untuk dilakukan pemeriksaan.

Solo menjelaskan, saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan dari mana asal muasal barang haram tersebut didapat.

Ia menambahkan, atas perbuatannya pelaku nantinya akan dipersangkakan dengan pasal 112 dan pasal 114, undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

"Saat ini kita masih lakukan pengembangan, untuk mendapatkan dari mana pelaku mendapatkan narkoba ini," pungkasnya. (cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved