Sepasang Kekasih Buang Bayi Hasil Aborsi, Keluarga Turut Membantu

Tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi, melainkan kondisi bayi masih baru dan masih terdapat darah segar di sekitar tubuh.

Sepasang Kekasih Buang Bayi Hasil Aborsi, Keluarga Turut Membantu
Mediadrumimages/Newslions via Mirror
Ilustrasi 

Sepasang Kekasih Buang Bayi Hasil Aborsi, Keluarga Membantu

TRIBUN-MEDAN.com - Sepasang kekasih berinisial SD (19) dan AR (23) ditangkap Satreskrim Polres Luwu karena melakukan aborsi di Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Selasa (28/1/2020).

Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam mengatakan, aborsi dilakukan pada Rabu (8/1/2020) sekitar pukul 07.00 WITA di parit belakang rumah milik AR.

Saat itu, warga yang pertama kali menemukan mayat bayi adalah Haeril, Andika, dan Fajaruddin.

Mayat bayi tersebut lalu dibawa kerumah saudara Fajaruddin untuk mengecek apakah kondisi masih hidup.

Namun, ternyata bayi sudah meninggal.

Tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi, melainkan kondisi bayi masih baru dan masih terdapat darah segar di sekitar tubuh.

Polisi yang mendapat laporan kemudian melakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap SD dan AR yang merupakan orangtua dari bayi itu. 

“Setelah diperiksa dan berdasarkan keterangan tersangka SD dan AR, tersangka membenarkan bahwa mayat bayi yang ditemukan oleh warga adalah merupakan bayi dari hasil hubungan gelap antara keduanya," ujar Faisal Syam saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa.

"Dimana sebelumnya oleh kedua tersangka telah menjalin hubungan asmara hingga kemudian melakukan hubungan badan layaknya suami istri. Dari hasil hubungan badan tersebut mengakibatkan saudari SD hamil,” kata Faisal menambahkan.

Halaman
12
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved