Warning Virus Corona Masuk Indonesia, Ini Langkah yang Harus Ditempuh

Guna waspada dan tanggap terhadap virus Novel Coronavirus (2019-nCoV), UISU menggelar sosialisasi emerging infectious disease

TRIBUN MEDAN/NATALIN
Nasumber sosialisasi emerging infectious disease (Corona Virus) Kepala Bidang UKLW (Usaha Kesehatan dan Lintas Wilayah) KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) Kelas I Medan, Ziad Batubara, Perwakilan FK UISU, Prof dr. Tamsil Safiuddin Sp.P (K) dan Perwakilan Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI) Cabang Medan dr. Rina Yunita Sp. MK (K) bersama Dekan FK UISU, dr Indra Janis MKT di Fakultas Kedokteran (FK) UISU, Selasa (28/1/2020). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Guna waspada dan tanggap terhadap virus Novel Coronavirus (2019-nCoV), Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) menggelar sosialisasi emerging infectious disease (Corona Virus) di Fakultas Kedokteran (FK) UISU, Selasa (28/1/2020).

Dekan FK UISU, dr Indra Janis MKT mengatakan virus corona jenis terbaru 2019-nCov kini tengah menyita perhatian dunia, termasuk Indonesia dan khususnya Sumatera Utara (Sumut).

"Kami dari FK UISU, kita banyak lihat sekarang ini waspada virus corona masyarakat atau khusus UISU dan kedokteran melihat banyak di media sosial tentang penyebaran virus corona. FK UISU menggelar sosialisasi ini supaya kita langsung berinteraksi aktif dengan para pakar sehingga kita tahu sampai dimana virus corona ini berkembang," ucap dr Indra.

Dalam sosialisasi ini menghadirkan tiga narasumber yakni Kepala Bidang UKLW (Usaha Kesehatan dan Lintas Wilayah) KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) Kelas I Medan, Ziad Batubara, Perwakilan FK UISU, Prof dr. Tamsil Safiuddin Sp.P (K) dan Perwakilan Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI) Cabang Medan, dr. Rina Yunita Sp. MK (K)

Ziad mengatakan agar semua pihak waspada dan tanggap terhadap virus corona, pihaknya mengawasi delapan pelabuhan yakni Pelabuhan Belawan, Kualanamu Internasional, Kuala Tanjung, Tanjung Balai, Sibolga, Nias, Pangkalan Susu dan Silangit.

"Itu masuk dan keluarnya penyakit emerging infectious disease. Kami di pintu masuk negara siap siaga terutama dalam pengawasan, pengamatan penumpang yang keluar atau dari daerah yang terjangkit penyakit. Untuk saat ini virus Novel Coronavirus yang tentunya selalu kami awasi," ucap Ziad.

Diakui Ziad, pihaknya juga memiliki thermal scanner yang berfungsi untuk mendeteksi suhu tubuh penumpang.

"UISU sudah menggelar sosialisasi ini untuk sektor kesehatan sehingga peserta semakin paham dengan virus corona dan kita bersama-sama menjaga negara ini agar tidak terjangkit virus Novel Coronavirus," tambahnya.

Ia mengatakan pihaknya juga menjaga masuknya wisatawan mancanegara terutama China, Malaysia, Singapura dan sebagainya.

"Negara tetangga Malaysia tetap kita awasi, setiap negara punya kebijakan masing masing untuk menjaga negaranya. Malaysia punya strategi, Singapura punya strategi, dan kita punya strategi masing masing. Kita tetap mengawasi kepulangan dan kedatangan orang orang dari traveling Singapura dan Malaysia," ungkap Ziad.

Halaman
12
Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved