Breaking News:

Banjir Tapanuli Tengah

Jalan Lintas Sumatera di Tapteng Putus Akibat Banjir, Jaringan Komunikasi Rusak

Banjir di Tapanuli Tengah menelan korban jiwa. Di Kecamatan Andam Dewi sendiri, setidaknya ada lima orang meninggal dunia.

HO
Jalan longsor di Andam Dewi, Tapanuli Tengah, Rabu (29/1/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com-Banjir di Tapanuli Tengah menelan korban jiwa. Di Kecamatan Andam Dewi sendiri, setidaknya ada lima orang meninggal dunia.

"Untuk di kecamatan ini ada lima korban. Empat tertimbun longsor dan satu terbawa arus banjir," ujar Camat Andam Dewi, Densi Limbong via telepon, Rabu (29/1/2020).

Para korban sudah dievakuasi oleh petugas.

"Sudah dievakuasi, hingga kini para korban sudah dibawa ke rumah masing-masing keluarganya," ucapnya.

Densi Limbong menjelaskan bahwa air sudah mulai surut.

"Kalau saat ini sudah mulai suruh. Namun jika tadi malam ada mencapai empat meter hingga masuk ke permukiman. Para pengungsi sudah ke keluarga terdekat dan kami juga telah mendirikan posko-posko," jelasnya.

Limbong mengatakan, akibat banjir juga jalan lintas Sumatera (jalinsum) di daerah itu terputus karena longsor.

"Ada beberapa daerah yang tidak bisa dilalui. Untuk saat ini Jalinsum pun terputus. Jaringan di sini sangat sulit. Tiang-tiang listrik pun di sini banyak yang tumbang. Di lokasi, saat ini sulit sekali untuk berkomunikasi," ungkapnya.

Banjir juga terjadi di Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah.

Total data yang berhasil dihimpun Tribun Medan, enam orang meninggal dunia, 22 orang luka-luka dan tiga dinyatakan hilang.

(mft/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved