Komunitas Kibarkan Asa Kumpulkan Donasi Untuk Bangun Jembatan di Sergai

Komunitas Kibarkan Asa ingin ajak seluruh lapisan masyarakat khususnya di Sumatera Utara untuk menumbuhkan jiwa sosialnya.

Komunitas Kibarkan Asa Kumpulkan Donasi Untuk Bangun Jembatan di Sergai
Dokumentasi pribadi
Komunitas Kibarkan Asa saat berkolaborasi dengan TWBW dalam acara Riding Charity beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com-Tidak berharap bantuan tunggal dari instansi manapun termasuk pemerintah, Komunitas Kibarkan Asa ingin ajak seluruh lapisan masyarakat khususnya di Sumatera Utara untuk menumbuhkan jiwa sosialnya. Hal ini untuk menunjukkan bahwa tingkat kepedulian antar sesama masih ada di dalam kehidupan bermasyarakat.

"Sebenarnya kalau kita mengharapkan dana dari instansi bisa saja, tapi kan kita itu ingin bagaimana caranya kita bisa selesaikan masalah. Bisa bantu saudara-saudara kita yang di sana dengan bersama-sama melalui pengumpulan donasi ini," ujar Atmaka, satu di antara para penggagas Komunita Kibarkan Asa, Rabu (29/1/2020).

Komunitas Kibarkan Asa adalah sebuah komunitas sosial yang baru saja terbentuk tahun 2019.

Sebagai project pertamanya mereka memilih untuk membangun jembatan gantung di daerah Serdangbedagai karena banyak warga yang kesulitan untuk menyeberang terlebih lagi jarak darat yang harus ditempuh sepanjang enam kilometer.

Sejauh ini, sejak Agustus 2019 Kibarkan Asa sudah mengumpulkan kurang lebih sebanyak Rp 32 Juta total dana yang sudah dikumpulkan. Dana tersebut dikumpulkan melalui donasi di kitabisa.com. Selain itu Kibarkan Asa juga membuka peluang kolaborasi sebesar-besarnya kepada berbagai komunitas lainnya untuk turut serta berdonasi melalui beragam kegiatan.

"Sejauh ini kita masih sampai di tahap pengumpulan donasi, rencananya  Maret sudah dilakukan eksekusi pembangunan jembatannya," tutur Atmaka.

Setelah berkolaborasi dengan Vertical Rescue Indonesia, TWBW, serta Kodam, dalam waktu dekat mereka akan kembali melakukan kolaborasi dengan seorang pengusaha di bidang clothing untuk juga turut serta berdonasi sembari melakukan kegiatan.

Atmakan mengatakan, selain itu juga nanti saat eksekusi pembangunan jembatan mereka akan berkolaborasi dengan Sumut Barber Connect untuk melakukan pelatihan pemotongan rambut bagi masyarakat desa.

"Nanti dalam waktu dekat kita juga berencana kolaborasi dengan pengusaha clothing minggu depan. Juga berkolaborasi dengan Sumut Barber Connect agar dapat memberikan pelatihan yang bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya. (cr14/tribun-medan.com)

Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved