Seminar Nasional GMKI Angkat Isu Kelautan dan Kemiskinan

Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) menggelar kegiatan nasional berupa seminar dan pelatihan jurnalistik tanggal 1-2 Februari

Seminar Nasional GMKI Angkat Isu Kelautan dan Kemiskinan
HO
Rapat pemantapan PP GMKI dan GMKI Cabang Kota Sibolga terkait pelaksanaan seminar nasional Potensi Kelautan dan Realitas Kemiskinan Masyarakat Pesisir. 

MEDAN, TRIBUN – Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) menggelar kegiatan nasional berupa seminar dan pelatihan jurnalistik tanggal 1-2 Februari 2020 di kota Sibolga, Sumatera Utara.

Kabid Medkominfo PP GMKI, Benardo Sinambela, Rabu (29/1/2020) mengatakan, kegiatan seminar nasional ini mengangkat isu kelautan dan kemiskinan dengan tema Potensi Kelautan dan Realitas Kemiskinan Masyarakat Pesisir.

Dikatakan Benardo, pemilihan tema ini adalah wujud pendalaman isu permasalahan yang dialami masyarakat di kota Sibolga dan Tapanuli Tengah.

"Kita mengangkat isu kelautan dan kesenjangan sosial ini karena nyata-nyata permasalahan ini dialami masyarakat Sibolga-Tapteng. Harapan kami, kegiatan ini menjadi ruang memfasilitasi mahasiswa berdiskusi bersama pemerintah dan pihak terkait, dan tujuannya adalah menemukan solusi," kata Benardo.

Benardo mengatakan, kegiatan ini merupakan program kerja pengurus pusat GMKI engan dibantu panitia local dari GMKI Cabang Kota Sibolga yang dipercayakan sebagaituan rumah.

Pada hari pertama dilaksanakan seminar di Aula Topaz Hotel WI, kota Sibolga dengan menghadirkan tokoh senior asal Sibolga-Tapteng, Akbar Tanjung, Menteri Kelautan dan Perikanan RI (Eddy Prabowo), tokoh senior buruh Indonesia (Muchtar Pakpahan), anggota DPD RI (WTP Simarmata), anggota DPR RI (Sihar Sitorus), Ketua DPRD Sumut (Baskami Ginting), dan Irjen Pol Martuani Sormin (Kapolda Sumut).

Selanjutnya di hari kedua dilaksanakan Pelatihan Jurnalistik Nasional GMKI 2020 di Hotel Dainang, Kota Sibolga. Kegiatan diikuti utusan-utusan cabang GMKI dari seluruh Indonesia.

“Lewat pelatihan jurnalistik ini, para peserta diarahkan menulis potensi yang ada di Sibolga dan Tapteng. Para kader bisa mengangkat isu-isu penting di daerah ke permukaan melalui tulisan-tulisan bermutu," katanya.

Ketua Panitia Seminar Nasional, Sri Rizky Kurnia Ayu Zebua mengatakan, kegiatan seminar nasional ini gratis dan terbuka untuk umum, mahasiswa, pemuda dan kelompok nelayan. “Kami menyediakan kursi untuk peserta seminar sebanyak 300 orang. Sedangkan untuk pelatihan jurnalistik ditargetkan diikuti sebanyak 60 peserta,” kata Ayu. (top/tribun-medan.com)

Penulis: Truli Okto Purba
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved