Belum Sempat Jual Sepeda Motor Curian, Hendri Keburu Diringkus Polisi

Henri Pratama alias Hendri (33) warga Dusun II, Desa Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan tak berkutik

Istimewa
Tersangka Henri Pratama alias Hendri (kaos hitam, tangan terborgol) bersama satu unit sepeda motor New Supra Fit warna hitam hasil curian ditangkap petugas Sat Reskrim Polres Tanjungbalai pada Selasa (28/1/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, TANJUNGBALAI - Henri Pratama alias Hendri (33) warga Dusun II, Desa Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan tak berkutik ketika didatangi sejumlah petugas Sat Reskrim Polres Tanjungbalai pada Selasa (28/1/2020).

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, tersangka ditangkap berdasarkan hasil penyelidikan petugas atas kasus pencurian satu unit sepeda motor News Supra Fit BK 3129 QAI warna hitam yang dilaporkan korbannya.

Sepeda motor itu dicuri dari teras rumah korbannya, Rikki Dwi Setiawan (38) di Jalan Husni Thamrin, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datukbandar, Kota Tanjungbalai pada Senin (27/1/2020) malam.

"Setelah korban buat laporan pada Selasa (28/1/2020), kami langsung lakukan penyelidikan. Sampai akhirnya diketahui bahwa sepeda motor korban ada pada pelaku bernama Henri Pratama alias Hendri," kata Putu, Kamis (30/1/2020).

Dijelaskan Putu, usai diamankan tersangka kemudian dibawa ke Mako Polres Tanjungbalai untuk menjalani pemeriksaan.

Dari hasil interogasi, Hendri mengaku pencurian sepeda motor milik korban dilakukan bersama dengan tiga rekannya yang bernama Suratmin, Darman dan Bajul.

Lebih lanjut mantan Kasubdit Tipikor Polda Sumut itu menyatakan, aksi pencurian memang telah direncanakan terlebih dahulu oleh para tersangka.

Mereka sengaja berkeliling Kota Tanjungbalai dan sudah menargetkan untuk mencuri sepeda motor.

Ketika melihat satu unit sepeda motor terparkir di teras sebuah rumah di Jalan Husni Thamrin, para tersangka dengan cara mengendap dan memantau situasi sekitar, akhirnya membawa kabur sepeda motor milik korban dengan cara merusak kunci kontak dengan kunci T.

"Pengakuan pelaku, sepeda motor curian itu mau dijual dengan harga Rp 3 juta. Ketika didesak, pelaku mengaku tak mengetahui identitas calon pembeli sepeda motor hasil curian tersebut," ungkap Putu.

Halaman
12
Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved