Breaking News:

Bobby Nasution, Menantu Jokowi Semringah Membaur dengan Ribuan Warga Jawa

Menantu Presiden Joko Widodo, Bobby A Nasution mengikuti acara silaturahmi masyarakat Jawa di Gedung UMN, Jalan Garu-II, Kota Medan

TRIBUN MEDAN/JEFRI SUSETIO
Menantu Presiden Bobby Nasution menghadiri acara silaturahmi bersama warga Jawa di Sumut. Kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi warga Jawa di perantauan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menantu Presiden Joko Widodo, Bobby A Nasution mengikuti acara silaturahmi masyarakat Jawa di Gedung UMN, Jalan Garu-II, Kota Medan.

Selain itu, ia juga menikmati makanan khas Jawa yang disajikan Pendawa selaku penyelenggara.

"Saya mohon dukungan dan doa restu masyarakat Kota Medan. Keinginan saya ikut Pilkada Medan adalah untuk membenahi kota agar lebih baik lagi," ujarnya saat memberikan sambutan sebagaimana rilis yang diterima Tribun-Medan.com, Kamis (30/1/2020).

Acara yang digagas Pendawa itu dihadiri beragam organisasi Jawa di Sumut. Di antaranya, Pujakesuma, Jokotingkir, Jawa Deli, Ikatan Keluarga Jogja, Arek Arek Suroboyo, Tunggal Warga. Kemudian, Sedulur Selawase,Pabansu Sedulu.

Selain itu, sejumlah pejabat di lingkungan Kota Medan maupun Pemprov Sumut yang bersuku Jawa juga hadir. Seperti, Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan M Husni.

Tidak hanya itu, orang Jawa yang bekerja di BUMN maupun perusahaan swasta nasional turut hadir dalam acara tersebut. Mereka menikmati suguhan cemilan dan kebudayaan khas Jawa.

"Kami di sini merasa punya keluarga baru. Kami saling mengenal serta mendukung agar bisa maju. Kegiatan ini mengingatkan kembali jati diri sebagai suku Jawa," ujar seorang pengusaha muda asal Semarang Ryan Nugraha.

Ketua Pendawa Sumut, H Ruslan menyampaikan, silaturahmi masyarakat Jawa di Sumut untuk mempererat persaudaraan. Apalagi, dalam kegiatan ini ada pergelaran seni budaya Jawa. Seperti, reok, kudalumping, debus, Punokawan.

"Lalu ada pameran benda pusaka Jawa, pengobatan alternatif. Ada juga jajanan pasar jawa tradisional, batik,dan hiburan rakyat," ujar Ruslan.

Sedangkan, Penasehat Pendawa, Dr H Hardi Mulyono menyampaikan, warga Jawa di Sumut harus kompak. Dan, berani tampil dalam berbagai bidang seperti politik maupun birokrat.

"Bila warga Jawa di sini berani berjuang dan tampil tentu akan diperhitungkan. Jadi orang Jawa harus bersatu dan kompak," katanya.

(tio/tribun-medan.com).

Penulis: jefrisusetio
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved