Plt Dirut PD Pasar Medan Tegaskan Pengurusan SIPTB Tidak Dipungut Biaya

Plt Dirus PD Pasar Kota Medan, Nasib memastikan akan menindak oknum PD Pasar yang meminta biaya SIPTB kepada pedagang.

Plt Dirut PD Pasar Medan Tegaskan Pengurusan SIPTB Tidak Dipungut Biaya
DOK. Humas Pemerintah Kota Medan
Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Nasib, menyerahkan 11 SIPTB ke pedagang Pasar Kampung Lalang, Jalan Kelambir V Medan, Rabu (29/1/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com – Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Kota Medan, Nasib menegaskan, pengurusan dan penyerahan Surat Izin Pemakaian Tempat Berjualan (SIPTB) tidak dikenakan biaya apapun, alias gratis.

“Jika ada oknum PD Pasar yang minta biaya, segera laporkan kepada saya. Apabila terbukti, langsung ditindak,” kata Nasib, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Nasib mengatakan, pedagang harus segera mengurus SIPTB agar dapat berjualan di tempat yang telah disediakan, sehingga tidak ada lagi yang berjualan di badan jalan.

“Kerja sama dibutuhkan agar pasar-pasar di Kota Medan lebih baik dan tertata. Jika semua teratur, Kota Medan akan lebih tertata dan bersih,” kata Nasib.

Hal tersebut dikatakan Nasib, saat menyerahkan 11 SIPTB ke pedagang Pasar Kampung Lalang, di Jalan Kelambir V Medan, Rabu (29/1/2020).

Penyerahan SIPTB secara gratis merupakan langkah awal pembenahan Pasar di Kota Medan, dan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Medan dalam memberi tempat berjualan yang representatif.

Hal tersebut sesuai instruksi Sekda Kota Medan selaku Ketua Badan Pengawas PD Pasar Wiriya Alrahman, ketika memimpin apel di halaman Kantor PD Pasar, Senin (27/1/2020).

“Kami berkomitmen membenahi sistem kerja dan tata kelola PD Pasar Kota Medan. Kenyamanan dan jaminan tempat bagi para pedagang menjadi fokus perhatian kami,” kata Nasib.

Prosesi penyerahan SIPTB berlangsung lancar dan mendapat apresiasi dari para pedagang, salah satunya Bambang (40).

Bambang mengaku sangat mendukung langkah yang dilakukan Pemkot Medan.

“Semoga PD Pasar terus berbenah dan semakin banyak pedagang yang mengurus SIPTB sehingga ke depannya, kesejahteraan pedagang semakin baik,” kata Bambang.

Usai menyerahkan SIPTB, Nasib berkeliling meninjau pasar dan berbincang dengan para pedagang.

Hal tersebut guna mengetahui dan mendengar masukan, maupun keluhan para pedagang sebagai bahan evaluasi untuk pembenahan. 

(Penulis: Inadha Rahma Nidya / Editor: Mikhael)

Penulis: penulis.kilaskgmedia
Editor: Kilas KG Media
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved