Radiah Korban Kebakaran Terpaksa Dirawat di Rumah di Tengah Himpitan Ekonomi
Ari (21), suaminya menyampaikan bahwa Raidah harus dirawat di rumah untuk sementara waktu karena alasan kekurangan finansial.
Penulis: Maurits Pardosi |
MEDAN-TRIBUN.com, Medan - Raidah (22), korban kebakaran di Tembung kini sedang dirawat di rumahnya. Ari (21), suaminya menyampaikan bahwa Raidah harus dirawat di rumah untuk sementara waktu karena alasan kekurangan finansial.
Hingga saat ini, Ari masih bergelut dalam mengurus BPJS Kesehatan milik Raidah, istrinya agar biaya perawatan bisa ditanggulangi nya.
Ari menuturkan bahwa BPJS yang telah diurusnya masih menunggu waktu aktifasinya.
"Saya masih nunggu tanggal aktifnya, kini belum bisa diaktifkan BPJS-nya," ungkap Ari kepada www.tribunmedan.com pada Kamis (30/1/2020).
Situasi terkini, Raidah masih terbaring karena belum bisa menggerakkan badannya secara leluasa.
Badannya masih dibalut dengan sarung dan daun pisang agar bekas- bekas luka bakar lebih cepat membaik.
"Istriku masih dirawat di rumah. Seluruh badanya hanya dibalut dengan sarung dan daun pisang agar luka bakarnya cepat pulih," tambahnya.
Dengan adanya perawatan yang dilakukan pascakejadian, kondisi Raidah semakin membaik.
Hal yang membuat Raidah harus lebih lama lagi mendapatkan perawatan karena janinnya harus diambil karena tidak sanggup bertahan hidup usai kejadian nahas tersebut.
"Karena janin yang kemarin itu harus diambil, istriku masih tetap butuh perawatan lebih lagi," tambahnya.
Ari berharap agar Allah tetap melindungi keluarganya dan dilimpahkan kesabaran, khususnya saat menghadapi peristiwa saat ini.
"Aku berharap moga Allah tetap jagai keluarga kami, dan tetap diberikan ketabahan dan kesabaran," tuturnya.
Dalam waktu dekat ini, Ari sudah membuat rencana akan mengupayakan perawatan intensif bagi istrinya di rumah sakit.
"Ada rencana tanggal 6 Februari, akan bawa istri ke rumah sakit untuk dirawat," tuturnya dengan nada terbata-bata.
(cr3/medan-tribun.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/driver-ojol-korban-kebakaran.jpg)