Breaking News:

Bocah 13 Tahun Tewas Ditimpa Longsor di Tarutung, Sang Ibu Ungkap Pertanda Mistis

Ibu korban, Lasmaria Hutagalung mengatakan longsor terjadi begitu cepat pada pukul 02.25 WIB, Jumat (31/1/2020) Januari dini hari.

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Royandi Hutasoit
Istimewa
Seorang bocah 13 tahun tertimpa longsor di Tapanuli Utara, Jumat (31/1/2019) 

Bocah 13 Tahun Tewas Dihantam Longsor di Tarutung, Sang Ibu Ungkap Pertanda Mistis

TRIBUN-MEDAN.COM, TAPUT - Bocah usia 13 tahun Liber Lumbantobing warga Desa Aeksiansimun, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utar tewas terimpa longsor.

Ibu korban, Lasmaria Hutagalung mengatakan longsor terjadi begitu cepat pada pukul 02.25 WIB, Jumat (31/1/2020) Januari dini hari.

"Kejadiannya jam dua pagi," ujar Lasmaria menangis.

Lasmaria Hutagalung, sebelum kejadian mengaku mendapat pertanda buruk. Aroma bebungaan dirasakannya menyengat di sekitar rumah dan seakan pertanda bencana.

Kejanggalan itu telah dia rasakan pada Pukul 22.00 WIB kamis Malam, 30 Januari 2020.

"Sekitar pukul 22.00 WIB, aroma menyengat bebungaan memenuhi rumah seakan memberi tanda akan bencana ini," kata Lasmaria dengan terisak-isak sambil meratapi jasad anak sulungnya.

Nikita Mirzani Diantar Teman-teman Artis dan Timnya ke Kantor Polisi

BERITA ARTIS NIKITA MIRZANI: Mata dan Hidung Nikita Memerah, Dipolisikan karena Kasus Penganiyaan

Keterangan foto tidak tersedia.

Ibunda korban juga sempat gusar dan menceritakan kejanggalan itu pada suaminya Kisar Lumban Tobing empat jam sebelum kejadian longsor yang mengakibatkan anaknya tewas.

Namun, dia dan suaminya tidak tau hal itu menjadi pertanda buruk.

"Kalau saya sadari aroma bunga itu alamat bencana, pasti tidak seerti ini kejadiannya,"ratapnya.

Kisar Lumban Tobinh yah Korban Liber Lumban Tobing mengatakan pasca kejadian hujan begitu lebat mengguyur kota Tarutung.

Disebutnya, korban Liber sebelum kejadian Liber dan adiknya tidur pulas. Saat itu juga dinding rumahnya diterjang material longsor dari ketinggian bukit.

Liber bersama dua adiknya yang lain, namun Liber malang tak bisa diselamatkan seerti dua adiknya yang lain.

Setelah Liber dievakuasi dari lokasi longsor, orang tuanya semoat berupaya memolong nyawa Liber dengan membawa melarikannya ke RSUD Tarutung, hingga akhirnya nyawanya tak dapat diselamatkan.

"Saat kejadian, Liber bersama dua adiknya sedang tertidur pulas. Ketiganya tertimpa longsoran, namun material longsor paling banyak menimpa Liber, sementara kedua adiknya berhasil selamat," terang Kisar, penuh tangisan di samping jasad anaknya.

Kata Kisar anaknya Liber masih duduk dibangku kelas 6 SD. Tubuh Luber tertimpa runtuhan dinding rumah.

(Jun-tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved