Konflik Etnis di Kongo, Kantor PBB Diserang Stafnya Diancam, Pasukan Perdamaian Indonesia Bertindak

Pasukan Perdamaian PBB dari Indonesia, Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B RDB MONUSCO menyelamatkan aset dan staf PBB yang diserang 100 warga

Tayang:
Editor: Tariden Turnip
tni.mil.id
Konflik Etnis di Kongo, Kantor PBB Diserang Stafnya Diancam, Pasukan Perdamaian Indonesia Bertindak . Kontingen Garuda XXXIX-B/RDB MONUSCO meraih juara 2 (dua) lomba parade defile dalam rangka perayaan HUT TNI ke-74 yang berlangsung di Halim Perdana Kusuma, Sabtu (05/10/2019). 

Konflik Etnis di Kongo, Kantor PBB Diserang Stafnya Diancam, Pasukan Perdamaian Indonesia Bertindak 

Pasukan Perdamaian PBB dari Indonesia, Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga)  XXXIX-B Rapid Deployable  Battalion (RDB) Mission de lOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO) diterjunkan untuk menyelamatkan aset dan staf PBB yang diserang 100 warga di wilayah Nyunzu, Kongo. 

Penyelamatan ini dilakukan atas instruksi Dansektor Selatan MONUSCO, Brigjen Khasif Abdullah, untuk menyelamatkan Staf dan aset PBB di kantor World Food Program (WFP)/FOOF AND Agricultural Organization (FAO) yang diserang 100 orang warga akibat konflik etnis.

Mutasi Terbaru Jenderal TNI, 45 Pati Digeser, Kasdam I BB Brigjen Untung Budiharto Promosi Bintang 2

Dansatgas Indo RDB XXXIX-B Monusco, Kolonel Inf Daniel Lumbanraja, dalam rilis tertulisnya dari Republik Demokratik Kongo, Jumat (31/1/2020), penyelamatan staf dan aset PBB yang langsung dipimpinnya itu didampingi Perwira Staf Satgas pada Kamis (30/1/2020).

“Penyelamatan ini merupakan instruksi langsung dari Komandan Sektor Selatan Monusco (Brigjen Khasif Abdullah) kepada Dansatgas Indo RDB sebagai pemimpin yang bertanggung jawab dalam hal pengamanan Area of Responsibility (AoR),” ujarnya dikutip dari tniad.mil.id.

Kronologi Lengkap Preman Pasar Baru Tewas Minta Nasi Goreng Gratis, Sempat Ayunkan Parang

Lebih lanjut dikatakan, menjaga stabilitas keamanan di AoR Indo RDB dan mengamankan Staf dan aset UN serta melindungi warga sipil ini sangat penting dilakukan.

“Seperti yang terjadi pada (27/1/2020) lalu, telah terjadi penyerangan yang dilakukan sekitar 100 warga ke Kantor World Food Program (WFP) / Food and Agricultural Organisation (FAO) yang berlokasi di Nyunzu (+ 127 KM W Kalemie) Provinsi Tanganyika,” jelasnya.

Si Ganteng Jefri Nichol jadi Bulan-bulanan Netizen setelah Tweet Orang Jelek Vs Orang Cakep

Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB MONUSCO menjaga kantor PBB yang diserang warga setempat akibat konflik etnis
Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB MONUSCO menjaga kantor PBB yang diserang warga setempat akibat konflik etnis (tni.mil.id)

Pada saat itu ratusan orang tersebut ingin membunuh seorang anggota Staf WFP yang termasuk dalam Komunitas Suku Twa, sekaligus juga ditengarai adanya indikasi untuk melakukan perusakan dan penjarahan di Kantor WFP/FAO yang merupakan aset UN.

“Dengan adanya kejadian tersebut, Head of Office (HoO), Mr Jacob juga meninjau langsung situasi dan kondisi terakhir ke tempat kejadian dalam selang waktu yang berbeda,” sambungnya lagi.

VIRUS Corona Mengganas, Warga China Sampai Lakukan Hal Ini pada Kucing dan Anjing

Kolonel Daniel Lumbanraja, menyebutkan aksi penyerangan terhadap aset dan staf PBB ini merupakan tindakan balasan atas terbunuhnya Kepala Desa Bantu Mokimbo (45 KM dari Nyunzu) oleh Komunitas Suku Twa.

“Namun demikian semenjak kedatangan personel Satgas ke lokasi kejadian, kondisi di wilayah Nyunzu berangsur-angsur membaik dan kondusif. Mencegah hal-hal yang tidak diinginkan untuk sementara pelaksanaan rotasi personel UN Security Management System (SMS) yang berada di Nyunzu ditangguhkan hingga keadaan aman,” tandasnya.

Selain itu, untuk menekan dampak kerawanan keamanan kontak senjata antar suku, Satgas juga menggelar pertemuan bersama dengan Tokoh Adat setempat guna membangun komunikasi dan kepercayaan dengan masyarakat.

“Dalam pertemuan itu, kita (Satgas Indo RDB Monusco) memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat sesuai dengan mandat yang diberikan yaitu Protection of Civilian,” tuturnya.

Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB MONUSCO melakukan pengamanan di kantor PBB
Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB MONUSCO melakukan pengamanan di kantor PBB (tni.mil.id)

“Upaya lain yang dilakukan Satgas adalah dengan melaksanakan kegiatan Civil Military and Coordination (Cimic) berupa medical assistance, psychology treatment, sebagai tanda kepedulian persaudaraan kepada sesama,” pungkas Daniel Lumbanraja.

Sebelumnya berkali-kali Satgas Indo RDB Monusco melakukan penyelamatan terhadap warga sipil.

Misalnya, Selasa (26/11/2019, Satgas Indo RDB Monusco menyelamatkan warga sipil korban penembakan kelompok bersenjata Gumino yang terjadi di wilayah Area of Responsibility (AoR) Northern Sector, Provinsi Sud Kivu, Republik Demokratik Kongo.

Kolonel Inf Daniel Lumbanraja mengatakan, peristiwa tersebut berawal dari terdengarnya suara tembakan jarak 4 KM lokasi Standing Combat Deployment (SCD) Bijombo yang baru saja melaksanakan Deployment.

Seketika Komandan SCD Bijombo Kapten Inf Jefry mengirimkan 1 tim yang berkekuatan 20 orang dipimpin Lettu Inf Galih dan satu orang Language Assistant (LA) melaksanakan patroli kearah suara tembakan.

“Tindakan tersebut diambil terkait dengan mandate PBB yaitu Protection of Civilian (POC), perlindungan terhadap warga sipil,” ucapnya.

Selanjutnya Dansatgas menyampaikan bahwa dalam waktu kurang dari dua jam, tim tiba di lokasi penembakan, Kampung Kibindi. Ditemukan satu orang warga sipil atas nama Dina Nabugara mengalami luka tembak.

“Tim tersebut segera memberikan pertolongan dan selanjutnya dievakuasi menuju save haven yang terletak tidak jauh dari SCD Bijombo,” tutupnya.

Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB MONUSCO yang dipimpin Kolonel Inf Daniel Lumbanraja menggantikan Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO, Senin (25/11/2019).

Serah terima otoritas kendali operasi Transfer of Authority (TOA) dipimpin langsung Komandan Sektor MONUSCO Brigjen Kashif Abdullah di Markas Indo RDB, Kalemie, Republik Demokratik Kongo.

Komandan PMPP TNI, Brigjen TNI Victor H Simatupang, M.Bus,  melepas Chalk 1 (gelombang pertama) Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB MONUSCO sebanyak 213 personel di Terminal Kargo Bandara Soekarno Hatta, Rabu (20/11/2019)

Diungkapkan Komandan PMPP, 850 personel yang tergabung dalam Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB MONUSCO yang dipimpin Kolonel Inf Daniel S.P. Lumbanpraja tersebut, nantinya akan bertugas selama satu tahun di wilayah Tanganyika, Kalemie menggantikan Satgas sebelumnya.

“Penugasan ini adalah suatu tugas mulia yang diberikan kepada TNI di dunia internasional,” ungkap Victor.

“Arahan-arahan, nasihat dan seluruh kebijakan yang diberikan kepada personel Satgas saya kira sudah cukup sebagai bekal untuk melaksanakan tugas di daerah operasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut beliau menyampaikan rasa bangga melepas seluruh personel Satgas MONUSCO dan berharap nantinya setelah bertugas semua dapat kembali lagi disini.

“Prajurit TNI yang diberangkatkan 850 personel dan datang kembali ke Indonesia harus sama jumlahnya, tidak boleh kurang dan tidak lebih,” tegas Victor.

Jenderal Bintang satu tersebut juga menggaris bawahi dan mengingatkan bahwa 850 orang ini menjadi keluarga besar TNI, harus saling mengenal satu sama lain, bukan lagi prajurit dari matra darat, laut dan udara akan tetapi merupakan warga Negara Indonesia yang mewakili Pemerintah Indonesia yang berada di Kongo.

“Kerjasama dan menjaga kekompakan prajurit yang tergabung dalam Satgas merupakan kunci sukses melaksanakan tugas operasi di Kongo, senang harus merasakan senang semuanya, sakit harus merasakan sakit dan jika ada teman kalian yang sakit harus mempunyai empati,” pungkasnya.

Turut hadir pada pelepasan keberangkatan 213 personel Satgas TNI Konga XXXIX-B/RDB MONUSCO gelombang pertama adalah Wadan PMPP TNI Kolonel Pnb Aldrin Petrus Mongan, para direktur dan staf PMPP TNI, Perwira menengah dari perwakilan angkatan dan para keluarga dari personel Satgas. (Dispenad)

Konflik Etnis di Kongo, Kantor PBB Diserang Stafnya Diancam, Pasukan Perdamaian Indonesia Bertindak 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved