Liputan Khusus

Gedung SMP Negeri di Toba Samosir Rusak Parah, Sekda Janji Menindaklanjuti

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Audy Murpy Sitorus, menyebut dirinya akan menindaklanjuti keluhan dari para guru.

Gedung SMP Negeri di Toba Samosir Rusak Parah, Sekda Janji Menindaklanjuti
Tribun Medan/Arjuna Bakkara
Meja dan kursi di kelas sudah tak layak lagi digunakan. 

TRIBUN-MEDAN.com-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Audy Murpy Sitorus, menyebut dirinya akan menindaklanjuti keluhan dari para guru dan siswa SMP Negeri 2 Uluan.

Ia tidak menampik, kabar perihal buruknya kondisi sekolah itu sebelumnya sudah ia ketahui.

"Iya, benar, memang sudah pernah disampaikan beberapa waktu lalu. Kondisi sekolah tersebut sudah tidak layak," katanya pada Tribun, Sabtu.

Lantas kenapa tidak ada tindak lanjut?

Sitorus tidak memberikan jawaban konkret.

Siswa Tak Tahan Bau dari WC, Gedung SMP Negeri di Toba Samosir Rusak Parah

Ia malah memberikan apresiasi terhadap tindakan dari kepala sekolah dan guru-guru SMP Negeri 2 yang menyiasati dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membiayai perbaikan-perbaikan.

"Kalau memang bisa ditanggulangi dan peruntukannya memang bisa, tentu saja itu sangat baik," ujarnya.

Didesak perihal tindakan yang akan diambil oleh Pemkab Tobasa, Sitorus menjawab diplomatis.

Siswa membersihkan lantai kelasnya yang sudah rusak disana-sini.
Siswa membersihkan lantai kelasnya yang sudah rusak disana-sini. (Tribun Medan/Arjuna Bakkara)

Dituturkannya, pascamendengar keluhan Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Uluan beberapa waktu lalu, pihaknya sudah melakukan pembahasan dengan Dinas Pendidikan Tobasa. Namun tindaklanjut secara langsung pada akhirnya mesti ditunda lantaran terkendala pada anggaran.

Sekda berjanji akan menindaklanjuti pembahasan tersebut pada tahun anggaran selanjutnya.

"Akan kita koordinasikan lagi dengan Kadis (Pendidikan). Kalau perlu beliau sekalian meninjau ke sana. Seterusnya akan dilihat (anggaran) dan diprogramkan tahun ini. Saya kira itu bisa. Tapi untuk (tahun anggaran) yang kemarin (2019) memang belum tersedia," ujarnya

Wakil Ketua DPRD Tobasa, Candrow Manurung, kepada Tribun menyebut semestinya Pemkab dalam hal ini Dinas Pendidikan Tobasa dapat bertindak lebih cepat.

"Masalah pendidikan bukanlah masalah yang bisa ditunda-tunda. Harus menjadi prioritas," kata Manurung seraya menambahkan, ia dan kolega sesegera mungkin akan turun ke Uluan untuk meninjau sekolah.

"Secepatnya kita akan ke sana. Nanti kita akan undang pihak Pemkab Tobasa, terutama Dinas Pendidikan untuk bersama-sama membahasnya. Pendek kata, kita akan tuntaskan ini. Jangan dibiarkan berlarut-larut," ujarnya. (jun)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved