Marak Virus Corona, Pengurus Wushu Sumut Kesulitan Datangkan Pelatih Asing dari Tiongkok

Virus corona yang belakangan hari ini menjadi perbincangan dunia membuat Cabang Olahraga (Cabor) Wushu mengalami sedikit hambatan

Marak Virus Corona, Pengurus Wushu Sumut Kesulitan Datangkan Pelatih Asing dari Tiongkok
TRIBUN MEDAN/SOFYAN AKBAR
Para atlet Wushu sanda saat berfoto usai latihan di Yayasan Kusuma Wushu Indonesia (YKWI) Jalan Wushu, Kota Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Virus corona yang belakangan hari ini menjadi perbincangan dunia membuat Cabang Olahraga (Cabor) Wushu mengalami sedikit hambatan untuk menghadirkan pelatih asing yang berasal dari Tiongkok.

"Terhambat karena ada edaran dari pemerintah yang menyatakan agar tidak berpergian ke China atau sebaliknya," kata Sekretaris Umum Wushu Sumut Heryanto Aceh, Minggu (2/2/2020).

Maka dari itu, pihaknya akan melakukan penyesuaian karena isu terkait virus corona tersebut.

"Jadi, kita lihat dulu kondisi dan masih belum tahu apakah nanti pelatihnya kita datangkan atau kita bisa ke sana atau tidak. Kita masih belum tahu,"ujarnya.

Apakah ini menganggu jalannya latihan dari para atlet Wushu? Heryanto menyatakan pasti mengganggu kalau karena Wushu mengharapkan pelatih asing.

Bagaimana antisipasi Wushu terkait kemungkinan atlet gagal dilatih oleh pelatih asing, Heryanto mengatakan pihaknya masih belum ada pembicaraan sampai ke arah sana.

Soalnya virus corona ini juga penanganannya masih simpang siur dan belum ada yang pasti mengenai virus tersebut. "Penanganan virus corona juga masih berubah menurut situasi yang ada,"katanya.

Ia mengaku kemarin pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan pelatih asing mengenai kedatangannya untuk melatih para atlet.

"Pelatih asing sesuai rencana akan tiba pada pertengahan Februari 2020, namun sepertinya harus ditunda karena ada virus corona ini,"terangnya.

Sementara itu, Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis ditanya soal kepergian atlet Wushu untuk berlatih di China dan mendatangkan pelatih asing dari China, menyatakan ditunda dulu.

"Ini kan masih ada virus corona, Mana mungkin kita datangkan pelatih asing atau atlet kita ke sana. Karena ada juga surat edaran dari pemerintah untuk tidak mengirim orang ke China,"katanya.

Ditanya apakah ini akan mengganggu intensitas latihan dari para atlet, John menyatakan tidak. "Nanti akan kita sesuaikan saja,"ujarnya.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan akbar
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved