Pujakesuma Lantik Pengurus Baru, Siap Sediakan 500 Ribu KTA Suku Jawa di Sumut

Paguyuban Keluarga Besar (PKB) Pujakesuma menggelar pelantikan pengurus baru periode 2020-2025 di Garuda Citra Hotel Medan

TRIBUN MEDAN/KARTIKA SARI
Pelantikan Pengurus Baru Pujakesuma Periode 2020-2025 di Garuda Citra Hotel Medan, Sabtu (1/2/2020). 

Luncurkan Aplikasi Pintar, Data Suku Jawa di Sumatra

Masyarakat suku Jawa di Indonesia hingga kini terus mengalami peningkatan. Seiring dengan peningkatan tersebut, Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma Sumatra Utara meluncurkan aplikasi pintar ataupun kartu pintar.

Kepala Bidang IT Pujakesuma Pusat, Agung Sugiri mengungkapkan bahwa saat ini Pujakesuma ingin warga suku Jawa di Sumatra dapat terdata secara resmi dan mampu mandiri secara ekonomi melalui kartu pintar.

Dokumentasi Anggota Pujakesuma yang sudah memiliki kartu pintar
Dokumentasi Anggota Pujakesuma yang sudah memiliki kartu pintar (Istimewa)

"Kita memiliki mimpi bahwa kedepannya kartu pintar ini kedepannya bisa dukung transaksi ataupun verifikasi. Hari ini kita mau buat itu di Pujakesuma, kita punya 100 orang tapi datanya real hingga ke nomor telponnya.
Kita sudah bangun aplikasinya berbasis android, online, dan website itu sudah kita lengkapi disinkronkan dengan kartu anggota tadi," Ujarnya, sabtu (1/2/2020).

Agung menuturkan bahwa Kartu Tanda Anggota (KTA) ini sudah dilengkapi dengan QR code, sehingga tidak akan ada lagi masyarakat yang mengaku anggota Pujakesuma secara tidak resmi.

"Kita pakai QR code karena dimensi lebih kecil dan dapat menyimpan data lebih banyak, termasuk untuk transaksi. Setelah pelantikan akan kita luncurkan. Dan kita akan sosialisasikan pelan-pelan. Hari ini siapa sih yang tidak menggunakan android," tutur Agung.

Saat ini kartu pintar sudah dapat dengan mudah diakes oleh masyarakat melalui aplikasi Pujakesuma Medan di Playstore. Hal menggembirakan lainnya, tidak hanya suku Jawa saja melainkan suku lainnya dengan status anggota istimewa.

"Jika ingin mendaftar, aksesnya dibuka di PlayStore Pujakesuma, websitenya tinggal cari Pujakesuma dan daftarnya bebas. Tapi tentu ada klasifikasi. Bagi bukan putra kelahiran Sumatra akan masuk ke anggota Istimewa. Etnis lain boleh. Ini hanyalah saluran aspirasi kami agar masyarakat suku Jawa ini tidak dipinggirkan," kata Agung.

Aplikasi Pujakesuma ini memberi beragam layanan seperti registrasi data diri, transaksi sembilan bahan pokok yang saat ini beras Pujakesuma menjadi andalan pangan Pujakesuma, selain itu masyarakat juga dapat melakukan pembayaran secara online untuk pulsa, token listrik, air dan sebagainya.

Aplikasi kartu pintar ini sangat disambut positif oleh masyarakat yang tergabung dalam paguyuban Pujakesuma, diantaranya Agil Agus.

Halaman
123
Penulis: Kartika Sari
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved