Antisipasi Kecurangan, Peserta Tes SKD CPNS Pemkab Asahan Diperiksa Petugas Saat Masuk Ruangan

Ujian Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) dengan metode Computer Assisted Test (CAT) untuk penerimaan CPNS Pemkab Asahan mulai berlangsung Senin (3/2/2020)

Antisipasi Kecurangan, Peserta Tes SKD CPNS Pemkab Asahan Diperiksa Petugas Saat Masuk Ruangan
Tribun-Medan.com/Tommy Simatupang
Sejumlah peserta seleksi CPNS Pemkab Asahan saat akan mengikuti ujian SKD di Aula Dinas Pendidikan Asahan, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kisaran pada Senin (3/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Ujian Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) dengan metode Computer Assisted Test (CAT) untuk penerimaan CPNS Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan mulai berlangsung Senin (3/2/2020) di Aula Dinas Pendidikan Asahan, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kisaran.

Koordinator Panitia Seleksi (Pansel) Ujian CAT SKD di Asahan, Josi Sahat Parsaoran mengatakan, ujian SKD CPNS Pemkab Asahan akan berlangsung selama empat hari. Untuk hari pertama ini, ujian SKD dibagi menjadi empat sesi.

"Satu termin atau satu sesi ujian SKD itu sebanyak 250 orang peserta," kata Josi, Senin.

Pantauan Tribun Medan, setiap peserta yang akan memasuki ruangan Aula tempat pelaksanaan ujian SKD tidak diperkenankan untuk membawa tas, telepon seluler hingga jam tangan selama ujian.

Menurut Josi, kebijakan itu demi meminimalisasi kecurangan dalam proses penerimaan CPNS 2019.

"Mengantisipasi kecurangan, setiap peserta diperiksa oleh petugas, dan tidak diperkenankan membawa apapun selain kartu ujian dan KTP," sebut Josi.

Lebih lanjut Josi menambahkan, passing grade pada ujian SKD penerimaan CPNS kali ini ditetapkan, 126 poin Tes Karakteristik Pribadi (TKP), 80 poin Tes Intelegensia Umum (TIU), dan 65 poin Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Dijelaskannya jumlah ini turun bila dibandingkan pada seleksi CPNS tahun 2018 dengan total 298, TKW 143, TIU 80 dan TWK 75.

"Hasil ujian bisa dilihat langsung dan akan ditayangkan di monitor televisi di luar ruangan ujian di kompleks Disdik Asahan. Sehingga semua bisa melihat langsung dengan jelas hasil usahanya. Dan untuk kelulusan akan digunakan sistem ranking tertinggi," jelasnya.

Sementara salah seorang peserta, Yessi mengaku datang dari Medan untuk mengikuti seleksi CPNS di Pemkab Asahan. Alumnus Universitas Panca Budi itu juga mengaku sudah mengikuti bimbingan les tambahan untuk menghadapi ujian SKD ini.

"Ini pertama kali ikut CPNS, kemari ditemani sama mama," ucap mahasiswa Jurusan Ekonomi Manajemen stambuk 2015 di Universitas Panca Budi itu.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved