Berita Foto: Khairunnisa Menunjukkan Foto Anaknya Shafa yang Terkena Penyakit Infeksi Paru-Paru

Khairunnisa menjelaskan penyakit yang di derita anaknya hingga saat ini masih menjalani perawatan di Rsia Stella Maris.

Berita Foto: Khairunnisa Menunjukkan Foto Anaknya Shafa yang Terkena Penyakit Infeksi Paru-Paru - 03022020_infeksi_paru-paru_danil_siregar-4.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Khairunnisa (24) menunjukkan foto anaknya Shafa Rumanna Putri Lubis saat ditemui di Rsia Stella Maris, Medan (Senin (3/2/2020). Shafa yang baru berusia 28 hari tersebut terkena penyakit infeksi pada paru-paru sejak baru lahir.
Berita Foto: Khairunnisa Menunjukkan Foto Anaknya Shafa yang Terkena Penyakit Infeksi Paru-Paru - 03022020_infeksi_paru-paru_danil_siregar-3.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Khairunnisa (24) menunjukkan foto anaknya Shafa Rumanna Putri Lubis saat ditemui di Rsia Stella Maris, Medan (Senin (3/2/2020). Shafa yang baru berusia 28 hari tersebut terkena penyakit infeksi pada paru-paru sejak baru lahir.
Berita Foto: Khairunnisa Menunjukkan Foto Anaknya Shafa yang Terkena Penyakit Infeksi Paru-Paru - 03022020_infeksi_paru-paru_danil_siregar-2.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Khairunnisa (24) menunjukkan foto anaknya Shafa Rumanna Putri Lubis saat ditemui di Rsia Stella Maris, Medan (Senin (3/2/2020). Shafa yang baru berusia 28 hari tersebut terkena penyakit infeksi pada paru-paru sejak baru lahir.
Berita Foto: Khairunnisa Menunjukkan Foto Anaknya Shafa yang Terkena Penyakit Infeksi Paru-Paru - 03022020_infeksi_paru-paru_danil_siregar.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Khairunnisa (24) menunjukkan foto anaknya Shafa Rumanna Putri Lubis saat ditemui di Rsia Stella Maris, Medan (Senin (3/2/2020). Shafa yang baru berusia 28 hari tersebut terkena penyakit infeksi pada paru-paru sejak baru lahir.

TRIBUN-MEDAN.COM - Khairunnisa (24), orangtua bayi asal Kota Binjai, tepatnya di Jalan Danau Laut Kawar Km 18, yang anaknya bernama Shafa Rumanna Putri Lubis yang masih berusia 28 hari, yang terkena penyakit infeksi pada paru-paru sejak baru lahir.

Khairunnisa menjelaskan penyakit yang di derita anaknya hingga saat ini masih menjalani perawatan di Rsia Stella Maris. "Persalinan seperti biasa. Saya melakukan operasi cesar, enggak sampai 10 menit Shafa sudah keluar. Dia pun lahir seperti putri biasanya. Dia lahir normal, nangis besar, berat badannya 3,3 Kg, tingginya 49 cm.

Terus kata dokter enggak ada cacat, enggak ada apa-apa, sewaktu saya di rumah sakit Al Fuad Binjai. Saya tanya sama suami, anak kita sehat, sehat kata suami saya. Anak saya lahir jam 12.40 WIB tanggal (5/1/2020)," ucap Khairunnisa. Sambung Khairunnisa, pada pukul 15.00 WIB suami Khairunnisa yang bernama Amda Lubis (25) di panggil ke ruangan bayi, bahwa anaknya Shafa sesak nafas dan di pasangkan oksigen biasa.

Namun, ketika pukul 17.00 WIB sore, pihak keluarga dikabari oleh pihak dokter, bahwa anaknga Shafa mengalami sesak yang makin parah. "Saya pun resah, saya tanyak sama suami anak sehat, di jawab suami lah sehat. Besoknya baru di lihat, baru kita tanyak sama dokter. Kata dokter bahwa Shafa kena Sepsis. Sepsisnya enggak tau darimana, bisa jadi minum air ketuban," ucap Khairunnisa. Lanjutnya, saat di rumah sakit Al Fuad, Shafa mendapat perawatan selama 13 hari sebelum akhirnya di rujuk ke Rsia Stella Maris.

"seminggu Shafa di rawat di sana, badannya mulai mengeras. Katanya sepsisnya sudah masuk ke otot-ototnya Shafa. Habis itu, Shafa sempat tidak sadarkan diri empat hari sebelum dibawa ke Rsia Stella Maris. Gak sadarnya Shafa itu, bukan berarti enggak sadar total. Dia masih bisa menggeraki tangan, dan kakinya, walaupun badannya kaku," ucap Khairunnisa sambil menangis.

Dengan keadaan Shafa yang terus melemah, begitu juga dengan kondisi alat yang kurang memadai, akhirnya rumah sakit Al Fuad membuat rujukan untuk membawa Shafa ke Rsia Stella Maris."Mau gak mau Shafa harus memang di rujuk. Dokter sempat bilang, nanti kalau dia di sini, makin drop, jadi nanti sewaktu-waktu dia bisa gak nafas. Di situ saya, yaudah pindahin aja saya bilang sama suami. Masalah biaya nanti kita pikirkan saya bilang," ucap Khairunnisa.

Setelah tiba di Rsia Stella Maris, Shafa langsung mendapat perawatan dan di tangani tim dokter. "Pertama saya masuk sini deposit dulu, terakhir saya pinjam uang sama kakak, untuk bawak sama ke sini. Begitu sampai di sini, di foto Torax. Hasilnya sama. Namun kita di jelaskan dokter bagian jantung, Shafa ini ada masalah dikit di jantungnya. Terdapat dua lobang," ucap Khairunnisa.

Khairunnisa menjelaskan, saat ini dokter menuturkan Shafa mengidap infeksi pada paru-paru. "Saat ini yang lebih parah itu, infeksi pada paru-parunya Shafa. Kemaren di cek dari darahnya Shafa, nama virusnya Klebsiella. Habis itu dokter sudah ada kasih antibiotik. Mulai lah Shafa sadar dan mulai membuka mata," ucap Khairunnisa. Bercucurkan air mata, Khairunnisa menjelaskan pada saat ini ia sudah kehabisan dana untuk berobat anak satu-satunya itu.

Saat ini, biaya yang sudah di habiskan dari rumah sakit Al Fuad dan Rsia Stella Maris sudah mencapai hampir 100 juta. "Suami saya kerja di PT Kai sebagai honorer. Saya sendiri ibu rumah tangga. Sempat kepikiran mau kerja, cuma suami gak ngasih karena kondisi Shafa yang seperti ini. Untuk dana ada di bantu teman-teman, saya buka donasi juga, sempat kepikirian juga mau jual kereta sih, cuma kata suami kita mau naik apa nanti. Pengeluaran makin bertambah," ucap Khairunnisa.

Hingga saat ini, pihak rumah sakit tempat Shafa di rawat sekarang masih menjalankan terapi untuk kesembuhan pada paru-parunya. Khairunnisa juga berharap, semoganya anak cepat sembuh dan bisa normal seperti anak-anak yang lainnya."Saya sempat share ke facebook juga, banyak ibu-ibu komen, kalau anak yang kek gitu enggak panjang umur.

Saya enggak kepikiran kek gitu. Jangan sampai lah anak saya kek gitu. Kami bisiki sama Shafa, nak, kalau adek udah capek, adek pulang gakpapa, bunda sama ayah ikhlas saya bilang, saya pun sama suami memikirkan cari biaya kek mana pun cari. Yang penting Shafa Baik," ucap Khairunnisa sambil nangis tersedu-sedu.

Hingga saat ini, untuk pengobatan Shafa, khairunnisa masih membutuhkan biaya untuk pengobatan anak pertamanya. "Semalam saya tanya sudah Rp. 60.800.000. Saya baru deposit Rp. 45.000.000. Tadi saya baru deposit Rp. 10.000.000. Saya dapat dana dari kita bisa," ucap Khairunnisa. Terkait BPJS, Khairunnisa menjelaskan tidak memiliki BPJS sehingga biaya pengobatan Shafa dibayarkan secara umum.

Wanita berjilbab hitam ini sangat berharap bantuan dari khususnya masyarakat Kota Medan bahkan kepada pemerintah kota untuk biaya pengobatannya anaknya. Hingga saat ini, Shafa Rumanna Putri Lubis masih dirawat di Rsia Stella Maris di Jalan Samanhudi, Kecamatan Medan Maimun. (sir/tribun-medan.com)

Penulis: M Daniel Effendi Siregar
Editor: M Daniel Effendi Siregar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved