Terdakwa Kasus Suap Wali Kota Medan Isa Ansyari Dituntut 2 Tahun 6 Bulan

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Medan Isa Ansyari dituntut penjara 2 tahun 6 bulan.

Terdakwa Kasus Suap Wali Kota Medan Isa Ansyari Dituntut 2 Tahun 6 Bulan
Tribun Medan/Alif Al Qadri Harahap
Isa Ansyari menunduk mendengarkan tuntutan jaksa saat sidang di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (3/2/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Medan Isa Ansyari dituntut penjara 2 tahun 6 bulan, dengan denda 250 juta dan subsidair 6 bulan oleh jaksa penuntut umum saat sidang di Ruang Cakra Utama Pengadilan Tipikor Medan, Senin (3/2/2020).

Ia dituntut jaksa karena terbukti telah melakukan suap kepada Wali Kota Medan nonaktif, Dzulii Eldin sebanyak Rp530 juta.

"Hal yang meringankan terdakwa karena terdakwa bersikap kooperatif, dan berterus terang di depan persidangan," ujar jaksa dari KPK Zainal Abidin.

Menurutnya tuntutan sama dengan dakwaan dan sudah terangkum didalam surat dakwaan.

Adi Mansar, kuasa hukum Isa Ansyari menyatakan tuntutan dari Jaksa KPK sudah tepat .

"Jadi berdasarkan fakta persidangan, yang dituntut oleh Jaksa Pasal 6 dan kemudian berkenaan juga dengan pasal 5 atau (1), kemudian kalau pasal itu kita pergunakan, maka tuntutan itu sudah logis," ujar Adi Mansar.

Namun, menurutnya Isa Ansyari bukanlah tersangka utama, melainkan dipaksa untuk memberikan uang.

"Bahwa klien kita ini bukan pelaku utama, kerena dalam fakta persidangan itu bahwa dia ini dipaksa untuk memberikan uang, makanya ada disebutkan oleh beberapa saksi itu beliau ini digas," ujar Adi.

Karena berbeda pandangan dengan jaksa, maka tim penasihat hukum dari Isa Ansyari meminta waktu kepada Hakim Ketua yang diketahui Abdul Aziz untuk menyiapkan pledoi.

"Kita akan memaparkan fakta sebenarnya, sebab tadi ada disebutkan Jaksa Penuntut soal Justice Collaborator klien saya belum bisa diterima karena ada banyak pertimbangan barang kali.

Halaman
1234
Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved