Raup Rp 150 Juta Hasil Tipu-tipu Modus Tanam Uang di Forex, Mahasiswi Ini Kini Jadi Pesakitan

Raup Rp 150 Juta Hasil Tipu-tipu Modus Tanam Uang di Forex, Mahasiswi Ini Kini Jadi Pesakitan

Raup Rp 150 Juta Hasil Tipu-tipu Modus Tanam Uang di Forex, Mahasiswi Ini Kini Jadi Pesakitan
TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP
Terdakwa kasus penipuan modus tanam uang di Forex, menjalani sidang perdana di PN Medan, Selasa (4/2/2020). 

Raup Rp 150 Juta Hasil Tipu-tipu Modus Tanam Uang di Forex, Mahasiswi Ini Kini Jadi Pesakitan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang wanita muda, Ardis Mulianita Laia (23), diseret ke kursi pesakitan PN Medan, Selasa (4/2/2020), atas dugaan penipuan Rp 150 juta dengan modus menanamkan modal saham Forex (jual beli mata uang online).

Saat sebelum Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lisna Wati membaca dakwaannya, Penasihat Hukum dari Ardis meminta agar baju tahanan yang digunakan oleh Ardis dilepaskan, dengan alasan Ardis masih berstatus mahasiswa dan sedang mengerjakan Skripsi.

"Interupsi yang mulia, saya memohon agar baju tahanan klien saya dilepaskan. Sebab, ia sedang mengerjakan skripsi dan tidak sesuai dengan Pasal 1," ujar penasihat hukum Ardis.

Namun, hal tersebut ditolak mentah-mentah oleh JPU, sebab dikhawatirkan Ardis melarikan diri. Jaksa menyebutkan baju tahanan itu menjadi pembeda antara terdakwa dengan pengunjung biasa PN Medan.

"Mohon maaf yang mulia, bila dilepas baju tahanan, dikhawatirkan terdakwa melarikan diri. Selain itu agar ada pembeda antara tahanan dan pengunjung biasa," potong JPU.

Hakim yang diketahui Gosen Butarbutar mengaminkan JPU. "JPU benar, agar ada pembeda antara terdakwa dan pengunjung," tandas Hakim sambil menyuruh JPU untuk melanjutkan membaca dakwaan.

Dalam dakwaanya, JPU menyebutkan awalnya sekitar Juli 2016, terdakwa Ardis menawarkan dan menjanjikan keuntungan kepada saksi korban Yusnita Zai jika menanamkan saham di PT Best Profit Futures. Ardis pun menjelaskan cara kerja suatu aplikasi kepada Yusnita.

Setelah mendapatkan penjelasan dari terdakwa, Yunita tertarik dan menyetujui untuk masuk menjadi nasabah di PT Best Profit Futures.

"Keesokan harinya terdakwa dan saksi Agus pergi ke kantor PT Best Profit Futures untuk membuka akun dan terdakwa yang mengurus pembuatan akun hingga selesai. Selanjutnya Yusnita melakukan transfer uang sebesar Rp 100 juta ke rekening PT Best Profit Futures," ujar JPU.

Halaman
123
Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved