BNN Gagalkan Penyelundupan Sabu 7 Kilo di Kisaran, Dua Orang Diringkus di Jalan Imam Bonjol

Proses penangkapan terhadap terduga penyelundup narkotika itu berlangsung cepat.

BNN Gagalkan Penyelundupan Sabu 7 Kilo di Kisaran, Dua Orang Diringkus di Jalan Imam Bonjol
Tribun Medan/Mustaqim Indra Jaya
Suasana pasca-terjadinya penangkapan terhadap dua pria terduga penyelundup narkotika jenis sabu di kawasan Jalan Imam Bonjol, Kisaran pada Rabu (5/2/2020) dini hari. 

TRIBUN-MEDAN.com - Warga di Jalan Imam Bonjol, Kisaran tepatnya di depan salah satu hotel pada Selasa (4/2/2020) sekitar pukul 23.00 WIB dihebohkan dengan kehadiran sejumlah pria yang dilengkapi senjata api.

Setelah dicari tahu, sejumlah pria berpakaian preman itu merupakan petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat yang baru saja melakukan penangkapan terhadap dua orang terduga pelaku penyelundupan narkotika jenis sabu.

"Dari BNN kami. 7 kilo sabu barang buktinya," ucap salah satu dari petugas BNN yang hendak meninggalkan lokasi dengan menaiki sepeda motor matik warna merah tanpa plat.

Proses penangkapan terhadap terduga penyelundup narkotika itu berlangsung cepat.

Menurut salah satu penjaga Hotel Cahaya Kisaran, Riki, penangkapan berawal ketika salah seorang tamu mereka keluar dari pelataran hotel hendak menemui dua orang pria yang berada di atas sepeda motor matik Honda Vario warna hitam.

Disebutkan Riki, dua pria itu telah berada di Jalan Imam Bonjol, sekitaran hotel sejak pukul 21.00 WIB. Diduga keduanya sedang menunggu seseorang.

"Pas yang dari dalam keluar, langsung ada ribut-ribut. Dua orang yang di atas kereta tadi juga sempat mau kabur, tapi dipepet sama yang naik Supra plat merah, langsung terjatuh karena ditendang. Langsung diamankan, dimasukkan ke dalam mobil," ungkap Riki pada Rabu (5/2/2020) dini hari.

Sementara, satu lainnya yang baru keluar dari lingkungan hotel, disebut-sebut berhasil kabur saat akan diamankan.

"Kalau satu orang yang lari, katanya udah dua malam ini menginap. Identitasnya nggak tahu. Tapi udah ketangkap atau belum, nggak tahu juga. Suara tembakan nggak ada," ucap Riki.

Melihat adanya situasi tersebut, sontak masyarakat sekitar maupun yang kebetulan melintas di Jalan Imam Bonjol, Kisaran langsung memadati lokasi, coba mencari tahu peristiwa yang sedang terjadi.

Sejumlah warga yang ingin mengabadikan kejadian itu dengan ponsel langsung dihampiri petugas dan melarang warga mengambil foto atau pun video.

"Sabunya kayaknya dibungkus pakai plastik asoy warna merah. Udah dibawa sama petugasnya semua," sebutnya.

Pantauan Tribun Medan, petugas BNN yang melakukan penangkapan tersebut menumpangi empat unit mobil, yaitu dua unit Toyota Fortuner, satu unit Avanza dan satu unit Toyota Rush. Lainnya ada menggunakan sepeda motor.

Kini situasi pasca-penangkapan dan ditinggalkan petugas BNN telah berangsur-angsur normal, tidak ada lagi kerumunan warga di tempat kejadian perkara (TKP). (ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved