Kesehatan

Kanker & Penyebabnya, Risiko Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Minyak Goreng Bekas

Kanker & Penyebabnya, Risiko Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Minyak Goreng Bekas

Editor: Salomo Tarigan
ilustrasi kompas
Kanker & Penyebabnya, Risiko Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Minyak Goreng Bekas 

Kanker & Penyebabnya, Risiko Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Minyak Goreng Bekas

T R I B U N-MEDAN.COM - Kanker & Penyebabnya, Risiko Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Minyak Goreng Bekas

//

Ngeri Pengakuan Suami Bunuh Istri, Dugaan Selingkuhi Wanita Lain, Cekcok hingga Berujung Pembunuhan

Banyak makanan, bahkan mungkin dan minuman kerap kita konsumsi, di antaranya yang berisiko menimbulkan penyakit hingga kanker.

Yuk, simak makanan apa sajakah itu?

//

Nenek 80 Tahun Tak Bisa Bergerak setelah Berhubungan Badan dengan Pria 35 Tahun, Ini Penyebabnya

Penyebab WNI Tertular Virus Corona, Kontak dari Majikan hingga Peringatan Dokter tak Digubris China

Pencegahan kanker juga adalah hal yang sangat penting, mengingat tak jarang ia bisa menjadi penyakit penyebab kematian.

Apa yang Kita makan tidak hanya memengaruhi kulit, rambut, dan berat badan Kita.

1 WNI Positif Virus Corona ternyata gak Pernah ke China,Menteri Kesehatan Singapura Ungkap Hasil Tes

Makanan juga bisa melakukan sesuatu yang lebih jahat, seperti halnya mendorong munculnya kanker.

Maka Kita harus memerhatikannya baik-baik, pilihlah makanan yang manfaat kesehatannya baik, daripada yang rasanya enak. 

Ngeri Pengakuan Suami Bunuh Istri, Dugaan Selingkuhi Wanita Lain, Cekcok hingga Berujung Pembunuhan

Dilansir dari Times of India, berikut 8 makanan yang dapat hindari untuk mencegah kanker mulai sekarang:

1. Hindari Makanan Cepat Saji
 

Burger
Burger (yahoo.com)

Di era makanan cepat saji dan makanan kemasan ini, kita sering lupa harga yang akan dibayar dengan kemudahan makanan yang tersedia ini.

Atasi Perut Kembung dengan Ragam Buah-buahan Berikut, Ada Jeruk hingga Alpukat

Ini daftar makanan yang seharusnya tidak pernah Kita masukkan ke dalam mulut Kita:

2. Lemak jenuh

Minyak goreng di wajan.
Minyak goreng di wajan. (KOMPAS.com)

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Oncology, total asupan lemak dan lemak jenuh dapat meningkatkan risiko terkena  kanker paru-paru.

Kandungannya minyak jenuh yang berbahaya juga terdapat pada minyak goreng yang berulang kali digunakan.

Gibran Rakabuming Berterima Kasih, SBY Restui Demokrat Dukung Anak Jokowi di Pilkada Solo 2020

3. Alkohol

Ilustrasi menolak mengonsumsi minuman beralkohol.
Ilustrasi menolak mengonsumsi minuman beralkohol. (Medical News Today)

Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Institute for Cancer Research (AICR) dan World Cancer Research Fund (WCRF), minum hanya segelas minuman 

beralkohol dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Bukankah itu alasan yang cukup untuk menyingkirkan segelas anggur?

Pelecehan Seksual Tahanan Wanita, Rahasia Umum, Kronologi dan Reaksi Kemenkumham

4. Kentang Renyah

Nah, asupan lemak jenuh bisa Kita temui di kentang goreng yang menggoda.

Cemilan kentang goreng Lutosa seharga Rp10.000 per cone.
Cemilan kentang goreng Lutosa seharga Rp10.000 per cone. (kontan.co.id)

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Food Standars Agency (FSA) Inggris, kentang renyah favorit Kita bisa mendatangkan malapetaka bagi kesehatan.

Ya, kerenyahan kentang berwarna cokelat mungkin dapat memberikan Kita cita rasa yang sempurna, tetapi bisa juga mengarah pada penciptaan akrilamida.

Nia Ramadhani Pertama Kali Belanja ke Pasar Tradisional, Lihat Ekspresinya saat Beli Cabai

Pelecehan Seksual Tahanan Wanita, Rahasia Umum, Kronologi dan Reaksi Kemenkumham

Ketika makanan bertepung dimasak dalam suhu tinggi, akrilamida akan dihasilkan.

Bahan kimia ini berpotensi meningkatkan risiko kanker.

Sebaiknya Kita memasak makanan bertepung apa saja (termasuk roti) cukup sampai berwarna keemasan, jangan sampai berwarna cokelat gelap.

Baca: Siswi Paskibra Menghilang, Fakta Baru Diungkap Orangtua Setelah Lapor Polisi, Anak Gadis Ditemukan

5. Meminum Kopi Panas

Ilustrasi wanita minum kopi
Ilustrasi wanita minum kopi (shutterstock)

Pecinta kopi dan teh berhati-hatilah!

Sementara kopi dan teh tidak berbahaya dengan sendirinya.

Jika Kita penggemar kopi atau teh panas, Kita mungkin dapat mengembangkan risiko kanker esofagus.

Sederhananya, jika Kita terus-menerus mengekspos tenggorokan Kita ke cairang bersuhu panas, itu memungkinkan untuk berkembangnya tumor.

 

Baca: WHATSAPP TERKINI: Cara Hentikan Whatsapp (WA) Lebih Praktis, tidak Download Video dan Foto Otomatis

6. Minuman Bersoda

Minuman Soda
Minuman Soda (istimewa)

Yang ini untuk mereka yang tidak bisa menyelesaikan satu kali makan tanpa menenggak sebotol minuman bersoda.

Perlu diketahui bahwa sekaleng minuman bersoda mengandung sekitar 10 sendok teh gula.

Ini belum semuanya, mereka juga bisa meningkatkan risiko kanker.

Pelecehan Seksual Tahanan Wanita, Rahasia Umum, Kronologi dan Reaksi Kemenkumham

Ya, dan bagi Kita yang dengan senang hati memilih kaleng soda diet, yakinlah bahwa itu bukan alternatif yang lebih sehat, berkat pemanis buatan yang ada di dalamnya.

Banyak penelitian telah menghubungkan pemanis buatan yang hadir dalam minuman bersoda dengan gejala obesitas serta stroke.

Baca: MUNCUL Video Nikita Mirzani Beri Penjelasan Setelah Emosi Sasar Elza Syarief Pengacara Mantan Suami

 7. Daging Olahan

 Kecuali Kita sampai sekarang hidup di bawah batu goa, adalah sudah menjadi rahasia umum bahwa daging olahan merupakan makanan yang buruk bagi kesehatan Kita.

Daging olahan
Daging olahan (times of india)

Sekarang, inilah bagian terburuknya.

Daging olahan seperti salami dan bacon juga bisa mengandung nitrit dan nitrat.

Menurut berbagai penelitian, aditif kimia ini terkait dengan kanker.

8. Popcorn dimasak di Microwave

Memasak popcorn di microwave
Memasak popcorn di microwave (times of india)

Jika lain kali Kita ingin menciptakan suasana seperti di bioskop, kami sarankan agar Kita menahan diri dari godaan popcorn mikrowave siap saji.

Sebenarnya, bukan popcorn yang menjadi masalahnya, tapi bungkusnya yang berbahaya.

Bungkus popcorn mengandung bahan kimia tertentu anti lengket. 

Saat Kita memanaskan bungkus itu, bahan kimianya akan masuk ke dalam popcorn.

Salah satunya adalah senyawa perfluorinated, yang hadir di bungkus itu sendiri.

(*)

Penyebab WNI Tertular Virus Corona, Kontak dari Majikan hingga Peringatan Dokter tak Digubris China

Meski Sudah Putus, Lesty Kejora Tetap Ucapkan Hal Manis ini kepada Rizki DAcademy

Pelecehan Seksual Tahanan Wanita, Rahasia Umum, Kronologi dan Reaksi Kemenkumham

Artikel ini sudah tayang di wartakota.tribunnews.com 

Kanker & Penyebabnya, Risiko Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Minyak Goreng Bekas

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved