Pelajar Tewas di Sekolah

Isak Tangis Keluarga Sambut Jasad Pelajar yang Tewas di Tangan Teman Sekolah

Jenazah SPN (15) disambut jerit dan isak tangis ibu serta keluarganya saat jenazah anak semata

TRIBUN MEDAN/DOHU LASE
Susasan rumah duka SPN, Kamis (6/2/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, DAIRI - Jenazah SPN (15) disambut jerit dan isak tangis ibu serta keluarganya saat jenazah anak semata wayang itu diturunkan dari mobil ambulan.

Jeritan dan tangisan ibu korban serta keluarga membuat para pelayat yang datang juga meneteskan air mata.

Jeritan dan isak tangis Loide Br Lumbangaol (50) semangkin menjadi saat peti jenazah dibuka.

Melihat jenazah anaknya terbujur kaku di dalam peti, ibu korban pun langsung pingsan.

Rencananya usai acara kebaktian, jenazah Samuel Pandapotan Nainggolan siswa yang duduk di kelas IX SMP di Sidikalang, akan langsung dikebumikan di pemakaman umum Kelurahan Huta Gambir, Kamis (6/2/2020) sore.

Kapolres Dairi AKBP Leonardo D Simatupang SIK yang diwakili Kasat Reskrim AKP Junisar Rudianto Silalahi dan Kanit Resum, Iptu MP Simamora yang datang ke rumah duka menyampaikan, rasa turut berduka cita.

Disebutkan mereka, kasus yang menyebabkan korban meninggal akan tetap dilanjutkan sesuai hukum.

“Kasus ini akan tetap kita proses sesuai hukum yang berlaku dan pelaku saat ini sudah kita amankan,”kata MP Simamora kepada keluarga korban.

Mewakili Marga Lumban Gaol, Resoalon Lumban Gaol yang juga Ketua DPC PDIP Dairi kepada wartawan mengatakan, sangat prihatin dengan kejadian tersebut.

Dia juga sangat mengapresiasi kinerja Polres Dairi yang langsung tanggap dalam menagani kasus perkelahian yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Halaman
1234
Penulis: Dohu Lase
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved