Warga Keluhkan Pelayanan sejumlah Puskesmas di Medan: Saya Seperti Mengemis

"Sabar sebentar ya, Bu. Kokternya keluar sebentar jemput anak," kata petugas Puskesmas.

Warga Keluhkan Pelayanan sejumlah Puskesmas di Medan: Saya Seperti Mengemis
Tribun Medan/Gita Nadia Tarigan
Warga menunggu mendapat pelayanan di Puskesmas Padangbulan, Rabu (6/2/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Permasalahan seputar pelayanan dan fasilitas kesehatan yang ada di beberapa Puskesmas di Medan, nyatanya belum juga selesai. Pasalnya masih saja ada petugas kesehatan yang lalai dan abai dalam menjalankan tugas.

Hal tersebut terbukti saat Tribun Medan menyambangi UPT Puskesmas Padangbulan. Seorang pasien protes kepada petugas sebab menunggu terlalu lama, hal tersebut dikarenakan seorang dokter yang bertugas di ruang pemeriksaan umum II diketahui sedang keluar menjemput anaknya, padahal saat itu cukup banyak pasien yang mengantri.

"Seharusnya kan nggak boleh begitu, kita kan lagi sakit," tutur pasien tersebut

Dengan santainya seorang petugas lainnya menyampaikan kepada pasien tersebut agar menunggu sebentar sebab dokter yang bertugas sedang keluar.

"Sabar sebentar ya, Bu. Kokternya keluar sebentar jemput anak," katanya.

Hal tersebut tidak hanya terjadi di Puskesmas Padangbulan, namun juga beberapa puskesmas lainnya. Kepada tribun Medan Alfa (20) menceritakan pengalaman kurang mengembalikan saat ia berobat ke Puskesmas yang ada Di Pancing, ia mendapat perilaku kurang layak dari seorang pegawai di sana.

"Puskesmas di Medan yang pelayanan nya tidak bagus terletak di puskesmas Pancing yaitu puskesmas pemerintah, dimana di sana karyawan puskesmas bagian teller depannya suka marah kepada pelanggan, dan saya juga termasuk yang kena marah. Saat saya bertanya menggenai beberapa dokter yang ada di sana, dia berkata itu bukan urusan saya, dan teman saya terkejut kok bisa pelayanan nya seperti itu," katanya.

Ia pribadi sangat menyayangkan hal tersebut, padahal katanya puskesmas seharusnya memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

"Dan karyawan nya suka marah sama pengujung dan tidak menyambut pengunjung dengan ramah, pengunjung datang untuk berobat dan konsultasi tapi saya rasa, dengan pelayanan seperti itu penyakit pengujung tidak berkurang malah semakin bertamah lucu sih," katanya.

Ia mengatakan selayaknya petugas dapat bersikap biasa saja, tanpa harus membedakan apakah pasien berobat melalui jalur umum atau BPJS.

Halaman
123
Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved