STIE Mikroskil Berikan Pemahaman Penggunaan Teknologi Informasi ke Siswa SMK Negeri 1 Lubuk Pakam

Menyadari merebaknya fenomena budaya copy paste dikalangan pelajar maka STIE Mikroskil mengangkat tema Pemahaman Pemanfaatan Teknologi Informasi

STIE Mikroskil Berikan Pemahaman Penggunaan Teknologi Informasi ke Siswa SMK Negeri 1 Lubuk Pakam
TRIBUN MEDAN/HO
STIE Mikroskil dan para Siswa/I SMK Negeri 1 Lubuk Pakam yang mengikuti pelatihan 

MEDAN.TRIBUNNEWS.com, MEDAN - Menyadari merebaknya fenomena budaya copy paste dikalangan pelajar maka STIE Mikroskil mengangkat tema Pemahaman Pemanfaatan Teknologi Informasi sebagai Media Pendukung Pembelajaran Siswa/I SMK Negeri 1 Lubuk Pakam dalam program pengabdian masyarakat. Tema ini disampaikan oleh Tim Dosen Tetap Manajemen STIE Mikroskil, Ella Silvana Ginting, SE, M.Si dan Apren Halomoan Hutasoit, SE, M.Si.

Perkembangan dunia teknologi dan komunikasi yang begitu pesat banyak memberikan dampak bagi kita semua, baik dampak positif maupun negatif. Salah satunya adalah internet, tempat mendapatkan informasi secara cepat

"Kelebihan internet inilah yang sering digunakan para pelajar dalam mencari referensi dan mempermudah mereka dalam mengerjakan tugas. Namun sayang, internet yang awalnya digunakan untuk mempermudah kegiatan kita sekarang banyak disalahgunakan. Seperti kegiatan plagiasi atau yang populer disebut copy paste," ujarnya

Hal ini memang terlihat hal yang spele, namun jika dibiarkan begitu saja maka akan menjadi kebiasaan. Sifat alamiah manusia yang ingin praktis dan tidak mau melakukan hal yang merepotkan membuat kegiatan copy paste semakin marak terjadi.

Ia mengatakan kegiatan copy paste dapat menimbulkan rasa malas di diri para pelajar. Karena informasi dapat dicari dengan mudah maka mereka akan lebih senang copy paste hasil karya orang lain dibandingkan menuliskan kembali sesuai dengan informasi yang diterima.

"Rasa malas tersebut membuat para pelajar malas berfikir dan akibatnya kemampuan dan pengetahuan mereka tidak bertambah. Padahal dengan menulis dapat membiasakan diri para siswa untuk berfikir kreatif dan kritis," imbuhnya

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksakan selama dua hari yaitu 4 hingga 5 Desember 2019 yang diawali dengan kegiatan pemberian kuesioner pre-test kepada para siswa dan setelah diadakan penyuluhan kembali diberikan kuesioner post-test, guna melihat sejauh mana peningkatan pemahaman para siswa/I SMK Negeri 1 Lubuk Pakam.

Tujuan daripada pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan pemahaman para siswa/I SMK Negeri 1 Lubuk Pakam mengenai penggunaan sumber informasi dalam hal ini artikel, jurnal yang sesuai dengan kebutuhan bidang ilmunya.

"Selain itu untuk meningkatkan pemahaman para siswa/I SMK Negeri 1 mengenai keterkaitan informasi yang mereka terima dengan teori yang mereka dapatkan dari buku, dan selanjutnya yang ketiga adalah bagaimana merangkai informasi yang mereka dapatkan guna sebagai pendukung pembelajaran dalam penyelesaian tugas," katanya.

Ia menambahkan setelah materi pengabdian disampaikan, berdasarkan hasil kuesioner didapatkan bahwa telah terjadi peningkatan pemahaman mengenai hal-hal tersebut diatas diantaranya bagaimana membedakan artikel sesuai dengan bidang ilmu, bagaimana menggunakan teori sebagai dasar dalam pencarian informasi yang sesuai kebutuhan masing-masing siswa yang terdiri dari berbagai jenis bidang kejuruan pada siswa/I SMK Negeri 1 Lubuk Pakam.

"Sehingga informasi yang didapatkan tidak hanya sebagai bahan penyelesaian tugas tetapi juga menambah wawasan para siswa/i SMK Negeri 1 Lubuk Pakam," pungkasnya.

Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved