18 Rumah Hangus Terbakar di Siantar, Api dari Kompor Lupa Dimatikan

Api yang menghanguskan 18 unit rumah ini diduga berasal dari kompor Novel, pemilik rumah yang biasa berdagang martabak di Kota Pematangsiantar.

18 Rumah Hangus Terbakar di Siantar, Api dari Kompor Lupa Dimatikan
Tribun Medan/Tommy Simatupang
Kebakaran menghanguskan 18 rumah di Jalan Tanah Jawa Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Utara, Sabtu (8/2/2020) sekitar pukul 08.30WIB. 

TRIBUN-MEDAN.com - Sebanyak 18 unit rumah semi permanen di Kota Pematamgsiantar hangus terbakar di Jalan Tanah Jawa, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Sabtu (8/2/2020) sekitar pukul 08.30 WIB.

Api yang menghanguskan 18 unit rumah ini diduga berasal dari kompor Novel, pemilik rumah yang biasa berdagang martabak di Kota Pematangsiantar.

Bahkan, warga mencoba memadamkan sumber api. Namun, api terus menjalar menjalar hingga membakar pemukiman padat penduduk.

Sumber api berasal dari rumah milik Andi Fadli Combay. Zaidar yang rumahnya juga hangus terbakar menduga pemilik rumah tidak mematikan api yang masih menyala di kompor.

"Tadi api sempat lihat dari rumah tukang martabak. Mungkin pemilik rumah meninggalkan kompor yang masih menyala api,"ujar Zaidar sedih sembari mengatakan barang-barang miliknya hangus terbakar.

Amatan tribun-medan.com, ratusan warga membantu memadamkan api dengan membawa ember berisi air dari kamar mandi rumah. Api semakin berkobar saat membakar pabrik kacang.

Tujuh unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama Satpol PP dan BPBD turun ke lokasi. Petugas polisi yang turun juga langsung mengamankan lokasi dari kerumunan warga.

"Mulai tadi pagi sudah terbakar. Api terus membara besar. Hampir saja membakar warung kopi milikku ini," ujar pria yang akrab dipanggil Pak Cindi.

Kebakaran menghanguskan 18 rumah di Jalan Tanah Jawa Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Utara, Sabtu (8/2/2020) sekitar pukul 08.30WIB.
Kebakaran menghanguskan 18 rumah di Jalan Tanah Jawa Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Utara, Sabtu (8/2/2020) sekitar pukul 08.30WIB. (Tribun Medan/Tommy Simatupang)

Petugas Satop PP Remaja Ginting menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Namun, ia mengungkapkan ada tiga lansia yang sudah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Karena, mengalami gangguan pernafasan akibat asap hitam yang tebal.

"Saat ini tidak ada korban terkabar. Hanya saja ada tiga orang lansia dibawa ke RS Vita Insani. Dibawa karena mengalami Ispa (sesak nafas)," ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Siantar Utara AKP Lintas Pasaribu mengatakan sudah berkoordinasi dengan pemerintah untuk menidirikan posko dan bantuan logistik.

"Karena lokasi perumahan padat penduduk dan akses jalan sempit sehingga warga yang bermukim panik, dan berupaya melakukan pemadaman dengan cara menyiram air seadanya. Namun api tidak dapat dipadamkan sehingga api semakin menjalar ke rumah-rumah yang ada di sekitar,"katanya.

"Kita segera mendirikan posko dan tenda Kebakaran oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan hasil koordinasi pihak Forkompinda," katanya.

Ada pun indetitas pemilik rumah yang hangus terbakar yakni: Yuda, Ismaini, Chandra, Novel, Marnis (dua rumah), Riko, Herman, Usman, Rahman, Zaidar, Yuli, Risan, Meidi, dan Arsal (dua rumah). (tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved