AMA Medan Company Visit ke Perusahaan Raksasa Peternakan Asal Thailand

Ketua Harian AMA Indonesia Medan, Edy Sanjaya mengatakan pihaknya merasa senang bisa berkunjung serta berkeliling pabrik ke PT. Charoen Pokphand.

Dokumentasi AMA Medan Company
Member Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA) Medan melakukan company visit atau kunjungan serta keliling pabrik ke PT. Charoen Pokphand Indonesia, Tbk, Jalan Pulau Jawa, Kota Medan, Jumat (7/2/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com-Guna menambah wawasan member Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA) Medan melakukan company visit atau kunjungan serta keliling pabrik ke PT. Charoen Pokphand Indonesia, Tbk, Jumat (7/2/2020).

Ketua Harian AMA Indonesia Medan, Edy Sanjaya mengatakan pihaknya merasa senang bisa
berkunjung serta berkeliling pabrik ke PT. Charoen Pokphand Indonesia, Tbk.

Perusahaan raksasa peternakan dari Thailand ini merupakan bisnis yang mendunia dan pabriknya sudah tersebar ke 34 propinsi di Indonesia dan 15 negara antara lain Thailand, China, Indonesia, Vietnam, Turki, China, India, Taiwan, Rusia, Malaysia, Laos dan lain-lain.

"Bisnisnya dari hulu ke hilir, dari produksi pakan ternak, bibit ayam, peternakan ayam boiler, ayam potong, ayam olahan, hingga minimarket. Pabriknya itu sangat higienis, steril dan menjaga mutu, dan kebersihan," ujar Edy, Sabtu (8/2/2020).

Diakuinya, di bisnis pakan ternak (feedmill), Charoen Pokphand menduduki posisi nomor satu di dunia, mengalahkan perusahaan-perusahaan ternama lainnya seperti Cargill dari Amerika Serikat (AS), BRF dari Brasil, ForFarmers NV dari Belanda, Purina Animal Nutrition dari China, dan JA Zen-Noh dari Jepang.

"Di sini member AMA Medan sangat senang dalam kunjungannya ke pabrik tersebut," ucapnya.

Pabrik PT. Charoen Pokphand Indonesia, Tbk bertempat di Jalan Pulau Jawa, Kota Medan. Member AMA Medan yang hadir berkunjung ke pabrik ini lebih kurang 20 orang.

"Semoga pabrik ini menghasilkan produk-produk inovasi lagi, baik dalam bentuk produk dan kemasan serta harga yang lebih terjangkau. Kita juga berharap PT. Charoen Pokphand Indonesia ini tetap menjaga mutu dan kebersihan pabriknya yang saat ini juga sudah ada," kata Edy.

Turut hadir dalam company visit tersebut Sekjend AMA Medan, Fikri, Bendahara AMA Medan, Ganda dan
Ketua Bidang Sosial AMA Medan, Rudy Wu, serta member-member AMA Medan.

Sekjend AMA Medan, Fikri menambahkan dengan adanya company visit, pihaknya jadi lebih mengetahui proses pengolahan ayam potong yang memang sangat higienis dan menjaga kualitas serta kehalalannya.

"Kita semakin yakin mengkonsumsi ayam potong yang dikemas, dan produk jadi ada nugget, bakso, kami yakin tentang higienisnya dan kehalalannya," ucap Fikri.

Ia mengatakan pihaknya akan tetap melakukan company visit, tak hanya perusahaan makanan tapi juga di bidang lain sesuai dengan kebutuhan informasi dari pada anggota dan masyarakat.

Seperti diketahui, AMA Indonesia (Asosiasi Manajemen Indonesia) adalah Organisasi Non Profit yang didirikan pada 1 Oktober 1989 di Jakarta yang sekarang tersebar di 18 kota (termasuk kota Medan) dengan memiliki jumlah anggota lebih kurang 3.000 orang.

AMA Indonesia juga adalah tempat berkumpulnya Profesional (minimal level Manager, CEO, Director, President Director), Owner Perusahaan, Akademisi Manajemen, Konsultan Manajemen, Head of Goverment Institution untuk mengembangkan Profesionalisme, Entrepreneurship, Berjejaring (Networking), dan Pengembangan Diri.

Kegiatannya meliputi seminar, training, workshop, talkshow, diskusi panel, sharing, simposium,s tudi banding, industrial visit dan company visit, sertifikasi serta sosial.

Bagi Anda yang ingin menjadi Anggota AMA Medan bisa menghubungi, Edy Sanjaya dengan nomor +628116209088. (nat/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved