Gelar Bazar dan Pameran, Mereka ARMI Pejuang Musik Lawas yang Berjiwa Entrepreneur

Seragam nuansa tentara saat ini tidak hanya terpaku kepada para prajurit pembela bangsa, melainkan para pejuang musik

Gelar Bazar dan Pameran, Mereka ARMI Pejuang Musik Lawas yang Berjiwa Entrepreneur
TRIBUN MEDAN/KARTIKA SARI
Suasana Launching Usaha Produk ARMI dengan menampilkan aneka bazar dan lomba bernyanyi di Taman Cadika Medan, Sabtu (8/2/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, Medan - Seragam nuansa tentara saat ini tidak hanya terpaku kepada para prajurit pembela bangsa, melainkan para pejuang musik yaitu Art's Musik Indonesia (ARMI) Sumut.

Dalam melestarikan dan menjaga kekompakan para pencinta musik, ARMI Sumut menyelenggarakan Launching Usaha Produk ARMI di Taman Cadika Pramuka, Jalan Karya Wisata, Kecamatan Medan Johor, Medan, Sabtu (8/2/2020).

Acara ini dihadiri oleh anggota DPRD Kota Medan, Burhanuddin Sitepu, Kadis Kebersihan dan Pertamanan, M. husni dan masyarakat umum yang turut memeriahkan acara ini.

Launching usaha produk ini menampilkan beragam kegiatan seperti pameran produk ARMI, produk makanan olahan, lomba bernyanyi, santunan 31 anak yatim dari Alwashliyah Johor, dan lomba joget heboh.

Pendiri ARMI Sumut, Edi Supriadi menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan produk-produk hasil karya anggota ARMI.

"Setiap bulan kita adakan bazaar dengan memamerkan produk produk hasil karya anggota Armi. Tujuan kita agar ARMI ini bisa berkembang baik dari sosial, budaya, dan seni musik," ujar Edo.

Kadis Kebersihan dan Pertaman Kota Medan, M Husni menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh ARMI ini. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini sangat baik dengan memanfaatkan taman sebagai interaksi publik.

"Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Artinya kita juga menjadikan taman sebagai sarana interaksi publik. Dinas Kebersihan dan Pertamanan akan memberikan space yang kegiatan bersifat untuk interaksi publik," tutur Husni.

Dalam bazaar ini, ARMI menampilkan beragam karya produk anggota, diantaranya Pernak-pernik aksesoris, kuliner, produk nuansa tentara, dan produk pakaian muslim.

Maharani Hasibuan, Pengisi Stan aksesoris ini menampilkan beragam produk yang terbuat dari barang bekas yaitu handuk bekas yang tidak terpakai. Ia menuturkan bahwa produk tersebut merupakan hasil dari kreativitas anggota ARMI.

Halaman
12
Penulis: Kartika Sari
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved