Komisioner KPUD Asahan Wawancara 250 Orang Calon Anggota PPK

Tes wawancara dilakukan terhadap 250 calon anggota PPK yang berasal dari 25 kecamatan se-Kabupaten Asahan.

Komisioner KPUD Asahan Wawancara 250 Orang Calon Anggota PPK
Dokumentasi KPU Asahan
Salah seorang calon anggota PPK sedang menjalani tes wawancara oleh komisioner KPUD Asahan, pada Sabtu (8/2/2020) di kantor KPUD Asahan, Jalan Sisingamangaraja, Kisaran. 

TRIBUN-MEDAN.com - Komisioner KPUD Asahan melakukan tes wawancara terhadap ratusan calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pilkada Asahan tahun 2020, mulai Sabtu (8/2/2020) di Kantor KPUD Asahan, Jalan Sisingamangaraja, Kisaran.

Tes wawancara dilakukan terhadap 250 calon anggota PPK yang berasal dari 25 kecamatan se-Kabupaten Asahan. Kegiatan itu akan dilaksanakan selama tiga hari, hingga Senin (10/2/2020) mendatang.

"Ya, mulai hari ini komisioner KPU Asahan melakukan pengujian tes wawancara terhadap para calon anggota PPK yang akan bertugas selama tahapan Pilkada 2020 ini," kata Komisioner KPUD Asahan Samiun Sembara Marpaung, Sabtu.

Dijelaskan Samiun, pada hari pertama tes wawancara calon anggota PPK diawali dari delapan kecamatan, yaitu Kecamatan Pulo Bandring, Kecamatan Airjoman, Kecamatan Bandar Pulau, Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Aek Ledong, Kecamatan Aek Kuasan, Kecamatan Tanjungbalai dan Kecamatan Silolaut.

"Yang diujikan seputaran tentang Kepemiluan," sebutnya.

Diketahui, seluruh peserta yang mengikuti tes wawancara ini merupakan calon anggota PPK yang telah dinyatakan lulus dalam seleksi tertulis yang berlangsung pada Kamis (30/1/2020) lalu.

Selain itu, nama-nama para calon anggota PPK yang menjadi peserta tes wawancara, sampai batas tanggapan pertama, yaitu 5 Februari 2020 lalu tidak ada mendapat laporan dari masyarakat.

Sesuai petunjuk teknis (juknis) calon anggota PPK diantaranya, tidak menjadi anggota partai politik yang dinyatakan dengan surat pernyataan yang sah atau paling singkat dalam jangka lima tahun terakhir. Berdomisili sesuai dengan wilayah kerja PPK.

Selanjutnya tidak pernah mendapat sanksi pemberhentian tetap oleh KPU kabupaten/kota atau pun DKPP.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved