Akui Gunakan Bisnis Class Saat Kunker, Sekda Wirya: Heran Kenapa Baru Diberitakan Sekarang

Sekda Kota Medan, Wirya Al Rahman menanggapi pemberitaan tentang dirinya yang disebut menggunakan fasilitas sekelas kepala daerah saat kunker

Akui Gunakan Bisnis Class Saat Kunker, Sekda Wirya: Heran Kenapa Baru Diberitakan Sekarang
TRIBUN MEDAN/GITA TARIGAN
Sekretaris Daerah Kota Medan, Wirya Al Rahman usai menghadiri Car Free Day (CFD) di Lapangan Merdeka, Kesawan Medan, Minggu (9/2/2020). 

Akui Gunakan Bisnis Class Sat Kunker, Sekda Wirya: Heran Kenapa Baru Diberitakan Sekarang

TRIBUN-MEDAN.com - Sekretaris Daerah Kota Medan, Wirya Al Rahman menanggapi pemberitaan tentang dirinya yang disebut menggunakan fasilitas sekelas kepala daerah saat melakukan kunjungan kerja ke luar daerah.

Wirya mengaku bingung mengapa pemberitaan tersebut bisa berkembang di masyarakat. Padahal penggunaan bisnis class oleh Sekda sudah ada sejak dulu, bahkan sebelum ia menjabat.

"Itu diatur dalam Perwal dan SK Walikota. Dan itu sejak dari zaman dulu peraturan itu Sekda Bisnis Class diatur dalam SK Walikota dan Perwal, bukan karena saya," katanya usai menghadiri Car Free Day di Lapangan Merdeka, Kesawan Medan, Minggu (9/2/2020).

Ia juga mengaku heran mengapa penggunaan pesawat bisnis class oleh Sekda baru dibicarakan sekarang, sementara hal tersebut sudah ada sejak lama.

"Sebelumnya, waktu walikota masih Pak Abdillah pun sudah seperti itu. Jadi, saya heran kok muncul baru sekarang? Di dalam PMK (Peraturan Mentri Keuangan) itu kan tidak semua diatur," katanya.

Meski demikian ia menegaskan bahwa tidak ada fasilitas lain yang ia gunakan sekelas wali kota saat kunjungan kerja, sebagaimana yang diberitakan sebelumnya.

Wirya menuturkan, jika dibandingkan dengan wali kota maupun anggota DPR saat kunjungan kerja ke luar kota, fasilitas yang ia terima sangatlah jauh perbandingannya baik untuk hotel maupun uang harian.

"Fasilitasnya tidak ada yang lain, bahkan uang hariannya jauh di bawah saya. Tidak sama, hanya cuma di pesawatnya aja seperti itu. Dan itu bukan kemauan saya, Perwal sebelumnya sudah seperti itu. Pokoknya sekda yang sebelum saya juga begitu," katanya.

Mantan Kepala Bappeda Kota Medan tersebut berpesan kepada wartawan agar sebelum membuat pemberitaan ada baiknya dicek secara detail agar tidak menimbulkan kebingungan.

Halaman
12
Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved