News Video

Cegah Virus Corona, KKP dan Imigrasi Terus Lakukan Pengawasan Penumpang Pesawat dari Luar Negeri

Ia menyebut kalau masing-masing negara saat ini sudah mengambil kebijakan masing-masing terkait kedatangan warga Cina termasuk Indonesia.

Cegah Virus Corona, KKP dan Imigrasi Terus Lakukan Pengawasan Penumpang Pesawat dari Luar Negeri

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Pihak Imigrasi dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Kualanamu masih sama-sama saling melakukan pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) yang datang ke Bandara Kualanamu khususnya dari Negara Cina dalam hal pencegahan penyebaran virus Korona.

Karena penerbangan dari luar negeri dari Kualanamu hanya ada dari Negara Malaysia, Singapura dan Thailand pengawasan pun lebih ringan dibanding waktu sebelumnya.

Hal ini mengingat penerbangan dari dan ke Negara Cina sudah ditutup sejak 5 Februari lalu dari Indonesia.

"Ya sekarang masih zero (belum ada temuan). Kan enggak ada lagi yang datang dari Cina," kata Kasi Pemeriksaan II Imigrasi Kualanamu, Albert Pasaribu Minggu, (9/2/2020).

"Karena mereka mau datang ke Singapura atau Malaysia contohnya sudah ditolak. Dibilang lebih ringan ya enggak jugalah ya tetap kita awasi terus," sambungnya.

Ia menyebut kalau masing-masing negara saat ini sudah mengambil kebijakan masing-masing terkait kedatangan warga Cina termasuk Indonesia.

Rata-rata katanya pada saat ini orang-orang keturunan Cina yang datang ke Indonesia adalah memang warga Malaysia ataupun Singapura.

Terkhusus untuk warga Cina asli katanya jika memang belum ada pulang ke Negaranya semenjak tanggal 22 Januari tentu dapat diperbolehkan masuk ke Indonesia.

" Ya kalau sebelumnya warga Cina ini sempat berlibur ke Singapura misalkan dan mau kembali lagi ke Indonesia karena masalah pekerjaan ya dapat diperbolehkan masuk. Kalau yang dari Cina langsung memangkan tidak ada di Kualanamu, karena mau ke Malaysia saja mereka tidak bisa untuk transit sekarang ini. Kualanamu inikan pintu transit jadi ya harus kita pastikan dan jaga juga. Kita terus kordinasi sama KKP dan saat ini. Kalau ada yang sampai ya kita cek ada enggak selama 14 hari ini dia ke Cina yang jelas dari tanggal 22 Januari kemarin lah," jelas Albert.

Halaman
123
Penulis: Indra Gunawan
Editor: M.Andimaz Kahfi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved